Amankan UAN di Bantul, Satu Polisi Satu Sekolah

Senin, 14 April 2014 12:36 WIB
Amankan UAN di Bantul, Satu Polisi Satu Sekolah

JIBI/Solopos/Septian Ade Mahendra Petugas memindahkan soal Ujian Nasional (UN) SMA/SMK untuk dikirim ke sekolah penampung selanjutnya di SMK Negeri 2 Solo, Minggu (13/4). Soal UN SMA selanjutnya akan disimpang di SMA Negeri 1 Solo dan soal UN SMK akan disimpan di SMK Negeri 2 dan 6 Solo.

Harianjogja.com, BANTUL-Polres Bantul menerjunkan satu personel untuk satu sekolah untuk menjaga keamanan  penyelenggaraan ujian akhir nasional (UAN).

"Pola pengamanan kami satu polisi satu sekolah untuk pengamanan UAN," kata Kapolres Bantul AKBP Surawan kepada Harian Jogja, Minggu (13/4/2014).

Pengamanan UAN polisi Bantul menggunakan standar khusus. Petugas yang diterjunkan di sekolah penyelenggara UAN dilarang mengenakan seragam dinas, melainkan seragam preman.

Hal ini, menurut Kapolres, agar tidak mengundang rasa takut peserta UAN. Satu personel polisi untuk satu sekolah juga dibekali dengan kemampuan pengendalian masa serta peralatan pendukung untuk kelancaran tugas pengamanan.

Kapolres menambahkan, pengamanan polisi sudah dilakukan sejak Sabtu (12/4/2014) lalu untuk turut menjaga dan menghindari adanya kebocoran soal UAN di tempat penyimpanan soal. "Kami juga siap mengawal distribusi soal sampai ke sekolah yang menyelenggarakan UAN," tambah Surawan.

Pengamanan UAN di Bantul sama sekali tidak mengendorkan pengamanan rekapilutasi penghitungan suara hasil pemilu yang akan dimulai untuk tingkat PPK atau kecamatan. Kekuatan personel telah dibagi secara ideal termasuk untuk pelayanan masyarakat di polres yang tetap dibuka seperti biasa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online