Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.930 per Dolar AS
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Suasana tak biasa diperlihatkan pasangan orang nomor 1 di DIY. Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan permaisuri GKR Hemas terlihat begitu romantis karena saling melempar lagu saat peringatan Hari Kartini, meskipun di kesempatan yang berbedaa. Bagaimana ceritanya, berikut laporan wartawan Harian Jogja David Kurniawan
Entah itu terjadi secara kebetulan atau tidak, yang jelas lagu itu terhitung romantis. GKR Hemas menyayikan lagu Setangkai Angrek Bulan, sedangkan Sultan membalas dengan lagu Kemesraan milik Iwan Fals. "Ya saya sempat kaget, karena dipanggil pembawa cara untuk menyanyikan sebuah lagu," ungkap GKR Hemas, usai menghadiri perayaan Hari Kartini, Senin (21/4/204).
Tak ingin melantunkan lagu sendirian, ia mengajak Bupati Gunungkidul Badingah dan Bupati Bantul Sri Surya Widati. Uniknya, trio wanita ini asyik melantunkan lagu kenangan tersebut, juga diiringi tiupan saxophone oleh istri Danrem 072 Pamungkas, Tri MS Fadillah.
"Wong saya nggak ada persiapan. Jadi saya mengajak mereka untuk bernyanyi bersama," ungkpanya.
Malahan, sebelum menyanyikan lagu, ia sempat berceloteh ringan. Bahwa, lagu ini dipersembahkan untuk segenap jajaran pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD DIY), dan sama sekali tak menyinggung nama Sultan.
Kontan ini menimbulkan pertanyaan, namun tak berselang lama ia berseloroh kalau Sultan mendapatkan jatah tersendiri. Ucapan dari permaisuri itu disambut riuh oleh seluruh tamu yang hadir.
Meski mengaku tak begitu hapal lagunya, namun saat menyanyikan dia begitu menikmati lirik demi lirik lagu yang pernah dipopulerkan Dewi Yull itu. "Hatiku untukmu hanyalah untukmu, kuserahkan kudambakan," lantunnya penuh penghayatan.
Tak mau kalah, di kesempatan selanjutnya Sultan gantian menyanyikan sebuah lagu. Kalau sebelumnya, sang permaisuri menyanyikan Setangkai Angrek Bulan, maka di kesempatan ini Sultan menyanyikan lagu Kemesraan.
Mengenakan setelan kemeja batik warna jingga, HB X menyanyikan lagu romantis itu di hadapan istrinya, GKR Hemas. Dari kejauhan, nampak permaisuri Kraton itu tersenyum sembari sedikit berbincang dengan istri-istri pejabat lain di sebelahnya. Nampaknya mereka mulai mengomentari penampilan suaminya unjuk suara mendampingi Sultan.
Benar saja, Sultan memang didampingi sejumlah pejabat pimpinan daerah ketika menyanyikan lagu yang milik Iwan Fals itu. Ada Kapolda DIY Haka Astana yang berbagi microphone dengan Sultan. Kemudian di sebelahnya ada Danrem 072 Pamungkas, Sabrar Fadhilah serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Arief Budi Santoso.
Penampilan Sultan HB X dan GKR Hemas itu memang menjadi kejutan di penghujung acara peringatan Hari Kartini 2014 di Kompleks perkantoran Pemda DIY tersebut. Sontak penampilan itu, disambut riuh tepuk tangan oleh tamu yang hadir di Bangsal Kepatihan siang itu.
Selain Sultan dan permaisuri, ratusan wanita dari kalangan pemerintahan, kepolisian dan beberapa komunitas lainnya hadir dalam kesempatan itu. Mereka bergantian menyuguhkan prestasinya sebagai bukti keberhasilan perjuangan RA Kartini. Mulai dari tari tradisional, keahlian bermusik, paduan suara dipertontonkan dalam peringatan tersebut.
"Saya berharap agar gaung peringatan Kartini ini semakin meluas untuk membangkitkan semangat kita sebagai pejuang-pejuang perempuan yang turut membangun Indonesia. Tidak hanya di Jawa, tapi diseluruh Indonesia harus menunjukkan gaung itu," tutur GKR Hemas.
Dia berpendapat, perjuangan Kartini kini sudah membuahkan hasil. Selain sudah ada persamaan gender, posisi wanita juga sudah banyak menduduki posisi strategis. Satu di antaranya ialah dirinya sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Pikap pengangkut ayam menabrak beton Flyover Palur, Karanganyar, Minggu pagi. Sopir mengalami cedera kaki dan kernet dibawa ke RSUD Dr. Moewardi.
Serangan di Bandara Riyadh dan pesawat Saudia Airlines dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Koalisi Saudi menuding Houthi.
Mendag Budi Santoso menyebut cuaca dan penurunan produksi memengaruhi harga cabai. Harga rata-rata cabai rawit nasional mencapai Rp70.000 per kg.
BPPTKG mencatat 40 kali guguran lava Gunung Merapi pada 2-8 Oktober 2026. Jarak luncur terjauh mencapai 2.500 meter ke arah Kali Sat/Putih.
Soto ayam menjadi menu favorit pembalap dan ofisial GP Indonesia 2026 di Mandalika. Lapak SSB milik Hesti bahkan menjual lebih dari 200 porsi sehari.