Truk Paket Terbakar di Tol Semarang-Solo
Truk paket tujuan NTT terbakar di Tol Semarang-Solo. Muatan hangus, diduga akibat as roda patah.
Harianjogja.com, BANTUL–Tiga residivis spesialis pencuri dengan sasaran indekos mahasiswa diringkus petugas Polsek Sewon setelah lama menjadi target operasi. Ketiga pelaku ditangkap di wilayah Sleman dan kini telah diamankan.
Panit Reskrim Polsek Sewon Aipda Yuwana mengatakan, ketiga residivis pelaku pencurian dengan pemberatan selama ini beraksi di sejumlah daerah dengan sasaran indekos. Ketiganya telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Sementara dari pengakuan tersangka baru mengakui dua TKP [tempat kejadian perkara] yang masuk Sewon, tepatnya komplek indekos, Kami tengah kembangkan lagi,” katanya, Senin (21/4/2014).
Ketiga residivis yang pernah bertemu selama menjalani penahanan dalam perkara yang sama sebelumnya itu adalah Fadli Darmawan, warga Bangunjiwo Kasihan dan Sarwo Widodo, warga Bakalan Blunyahan Pendowoharjo Sewon.
Adapun seorang lagi bernama Riki Ardiyansyah warga Balecatur Gamping Sleman. "Ketiganya saling kenal semasa di penjara, setelah keluar melakukan aksi lagi," kata Yuwana, Senin (21/4/2014).
Dalam penangkapan dilakukan polisi didapatkan barang bukti berupa satu unit televisi dan ponsel yang turut diamankan. “Mereka kami jerat pasal 363 KUHP,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Truk paket tujuan NTT terbakar di Tol Semarang-Solo. Muatan hangus, diduga akibat as roda patah.
Ekonom Indef minta masa transisi sebelum pajak PPh UMKM marketplace diberlakukan agar pelaku usaha siap.
Kebutuhan darah di Sleman masih tinggi, PMI ajak masyarakat rutin donor untuk menjaga ketersediaan stok.
UMKM Jogja manfaatkan libur sekolah lewat bazar di Taman Pintar, targetkan kenaikan omzet hingga 70 persen.
Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul dihentikan sementara selama libur sekolah, layanan kembali aktif 13 Juli 2026.
Pemerintah tingkatkan anggaran riset hingga Rp4 triliun, fokus pada solusi nyata seperti waste to energy dan transisi energi.