Prediksi Rupiah 6 Juli 2026 Menguat ke Level Rp17.910 per Dolar AS
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop DIY, Eko Witoyo mengatakan menurut pantuannya tidak ada lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar. Beberapa kebutuhan utama seperti beras, gula dan minyak terlihat stabil.
“Perubahan harga tidak tampak untuk kebutuhan pokok. Tapi untuk daging memang ada perubahan, namun tidak signifikan. Kalau saat ini kebutuhan pokok masih stabil saja,” kata Eko, Kamis (24/4/2014).
Pedagang daging sapi di Pasar Beringharjo, Winarsih mengaku harga daging sapi tetap stabil. “Harga daging tidak ada kenaikan, tetap Rp96.000 per kilogram,” tuturnya.
Hanya saja menurutnya, beberapa hari belakangan ini penjualan sedikit mengalami penurunan. “Belakangan ini penjualan agak menurun. Mungkin karena sudah akhir bulan, tanggal tua,” katanya.
Pedagang telur ayam dan miyak goreng di Pasar Beringharjo, Harni mengatakan terjadi sedikit kenaikan pada harga telur, sedangkan minyak goreng tetap Rp13.000 per liter. “Harga telur ayam sekarang Rp15.500. Harganya naik sekitar tiga hari yang lalu, sebelumnya Rp14.000 per kg,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Muhaimin dorong pemerintah buka akses global bagi industri kreatif, bukan sekadar program, demi ekosistem berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memborong enam penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Rupiah stagnan di Rp17.995 per dolar AS, berpotensi melemah dipicu sentimen global dan rilis notulen The Fed.
Harga emas Pegadaian terbaru, Galeri24 naik ke Rp2.653.000 per gram, UBS menguat, Antam stagnan.