PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Asuransi Meningkat Tajam
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop DIY, Eko Witoyo mengatakan menurut pantuannya tidak ada lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar. Beberapa kebutuhan utama seperti beras, gula dan minyak terlihat stabil.
“Perubahan harga tidak tampak untuk kebutuhan pokok. Tapi untuk daging memang ada perubahan, namun tidak signifikan. Kalau saat ini kebutuhan pokok masih stabil saja,” kata Eko, Kamis (24/4/2014).
Pedagang daging sapi di Pasar Beringharjo, Winarsih mengaku harga daging sapi tetap stabil. “Harga daging tidak ada kenaikan, tetap Rp96.000 per kilogram,” tuturnya.
Hanya saja menurutnya, beberapa hari belakangan ini penjualan sedikit mengalami penurunan. “Belakangan ini penjualan agak menurun. Mungkin karena sudah akhir bulan, tanggal tua,” katanya.
Pedagang telur ayam dan miyak goreng di Pasar Beringharjo, Harni mengatakan terjadi sedikit kenaikan pada harga telur, sedangkan minyak goreng tetap Rp13.000 per liter. “Harga telur ayam sekarang Rp15.500. Harganya naik sekitar tiga hari yang lalu, sebelumnya Rp14.000 per kg,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
BGN meminta guru mengedukasi siswa agar MBG dikonsumsi sesuai ketentuan dan tidak dibawa pulang karena berisiko memicu keracunan.
IHSG ditutup turun 1,53% ke 6.267,88. Pasar menanti hasil tinjauan MSCI Agustus yang diumumkan 12 Agustus 2026.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.