SPP Menunggak Rp336 Juta, 162 Ijazah SMK Solo Belum Diambil
Sebanyak 162 ijazah lulusan SMK Wijaya Kusuma Solo masih tertahan akibat tunggakan SPP Rp336 juta. Sekolah memberi diskon hingga 40 persen.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Kapolsek Temon, Kompol Sukadi, memantau adanya pemasangan spanduk bertuliskan dukungan terhadap pembangunan bandara di wilayah Temon.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, pemasangan spanduk dilakukan pada malam Sabtu (26/4/2014) di beberapa titik, antara lain, Pedukuhan Turi, perempatan Mlangsen, sekitar Balai Desa Glagah, dan lain-lain.
Sekalipun demikian, ia belum memperoleh laporan yang dapat memicu konflik sosial.
“Kami masih menyelidiki siapa yang memasang, tetapi yang jelas kami akan menggiatkan patroli malam di daerah-daerah tersebut untuk menjaga situasi tetap kondusif,” terangnya.
Ketua Wahana Tri Tunggal (WTT), Purwinto, mengaku warga pesisir yang menolak pembangunan bandara tidak mempermasalahkan pemasangan spanduk-spanduk tersebut dan tetap konsisten pada sikap semula, yakni menolak pembangunan bandara di Kulonprogo.
“Kami juga tidak akan mencopot spanduk tersebut, dibiarkan saja, walaupun provokatif,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 162 ijazah lulusan SMK Wijaya Kusuma Solo masih tertahan akibat tunggakan SPP Rp336 juta. Sekolah memberi diskon hingga 40 persen.
Pemkab Bantul masih mematangkan persiapan pembangunan PSEL, mulai dari penyiapan lahan hingga penyusunan MoU dan PKS bersama Danantara.
KPK mengusulkan kampanye akbar ditinjau ulang dan mendorong kampanye digital untuk menekan biaya politik serta mencegah korupsi.
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK KM Nurul Salsa untuk mengungkap penyebab kapal tenggelam. Sebanyak 20 penumpang masih dicari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.