Guru di Ponorogo Kecelakaan, Motornya Malah Dibawa Kabur Pencuri
Motor Honda Beat milik guru di Ponorogo dibawa kabur setelah kecelakaan. Polisi menangkap terduga pelaku di Kabupaten Kediri.
Harianjogja.com, SLEMAN—Reruntuhan batu penyusun yang diduga berupa candi ditemukan tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogja di persawahan Dusun Tegal Weru, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (28/4/2014).
Penemuan berawal dari laporan pemilik sawah kepada BPCB Jogja Januari lalu. “Pemilik melapor di tanahnya pernah ditemukan arca pada 1964,” kata Taufik, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pengamanan Penyelamatan dan Zonasi BPCB Jogja saat ditemui di situs Tegal Weru, Selasa (29/4/2014).
Setelah mendapat laporan, tim meninjau lokasi dan memutuskan ekskavasi di situs Tegal Weru.
“Kami telah menemukan reruntuhan batu dan memutuskan situs layak digali,” ujarnya.
Ekskavasi berlangsung pada 28 April hingga 9 Mei 2014. Lantaran menggali lahan pertanian, tim ekskavasi terkendala banyaknya air di lapisan tanah atas.
“Belum sampai satu meter sudah ada airnya,” kata Taufik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Motor Honda Beat milik guru di Ponorogo dibawa kabur setelah kecelakaan. Polisi menangkap terduga pelaku di Kabupaten Kediri.
DPRD Bantul menekankan pentingnya sinergi pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan anak.
Silmy Karim dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Bappenas menyiapkan Peta Jalan Bioekonomi Indonesia yang ditargetkan diadopsi akhir 2026 untuk memperkuat industri dan ekonomi berkelanjutan.
UMY memperkuat kampus berkelanjutan dengan 48 panel surya, rencana SPKLU, penambahan sepeda, perbaikan jalur pejalan kaki, dan daur ulang air.
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.