KPK Ungkap Alasan Nusron Wahid Dua Kali Absen Pemeriksaan, Kunker ke Malaysia
KPK menyebut Nusron Wahid absen dalam dua panggilan pemeriksaan karena agenda lain dan perjalanan dinas ke Malaysia.
Harianjogja.com, SLEMAN— Berdasarkan temuan awal, http://www.harianjogja.com/baca/2014/04/30/runtuhan-batu-diduga-candi-ditemukan-di-sleman-505334" target="_blank">situs Tegal Weru yang ditemukan di persawahan Dusun Tegal Weru, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, diduga merupakan candi Hindu yang dibuat pada 800-900 Masehi.
Taufik, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pengamanan Penyelamatan dan Zonasi BPCB Jogja saat ditemui di situs Tegal Weru, Selasa (29/4/2014) mengungkapkan era tersebut merupakan masa kejayaan Hindu-Budha.
“Pada masa itu, bangunan Hindu klasik memang banyak didirikan di sekitar Jogja,” jelasnya.
Sementara itu arca yang telah ditemukan sejak 1964 masih disimpan di rumah warga yang merupakan keluarga kepala desa pada masa itu. “Mereka ingin menjaga [arca] karena itu peninggalan orang tua,” ungkap Taufik.
Meski begitu, arca itu sudah masuk dalam inventaris cagar budaya BPCB Jogja sejak 1990-an. Taufik mengungkapkan masyarakat bisa memiliki benda cagar budaya dengan syarat sudah didaftarkan ke BPCB. Namun, arca tersebut tetap dinyatakan milik negara.
“Tetapi kami tidak bisa paksa warga menyerahkan, sehingga nanti akan ada negosiasi dengan warga,” ungkapnya.
Selanjutnya, BPCB Jogja akan mengevaluasi kelayakan situs Tegal Weru untuk dipugar.
Marjuki, salah satu warga Tegal Weru yang membantu proses ekskavasi mengaku sudah mengetahui di situs tersebut terdapat peninggalan zaman dahulu. “Cuma dengar dari cerita orang saja. Kalau dibajak, kena batu,” ungkapnya.
Lahan persawahan yang biasanya ditanami padi tersebut ternyata juga memiliki kisah yang dianggap misterius oleh warga sekitar. “Katanya kalau malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon ada cahaya yang muncul dari sini,” kata Marjuki.
Dalam upaya ekskavasi, tim BPCB Jogja dibantu 10 mahasiswa UGM dan lima warga sekitar. Selain Tegal Weru, Taufik mengatakan tahun ini juga akan menggali temuan di situs yang ada di wilayah Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyebut Nusron Wahid absen dalam dua panggilan pemeriksaan karena agenda lain dan perjalanan dinas ke Malaysia.
Kerusuhan Prancis meluas setelah demonstrasi biaya hidup. Sekitar 2.400 orang ditangkap dan 1.000 polisi terluka, Macron serukan ketertiban.
BRIN mengkaji efektivitas es kering untuk menangani kabut asap karhutla melalui modifikasi cuaca dan pengamatan kondisi atmosfer.
Sebanyak 42 kampus Indonesia masuk THE WUR 2027. UI berada di kelompok peringkat 651–700 dunia. Simak daftar universitas dan metodologinya.
IDAI mengingatkan anak lebih rentan terdampak asap karhutla karena sistem pernapasan belum matang dan partikel PM2,5 berbahaya bagi paru-paru.
Polisi memburu WNA berinisial C yang diduga memerintahkan peredaran 400 unit etomidate senilai Rp2,8 miliar di kawasan PIK I, Jakarta Utara.