Rumah Terbakar di Suruh Semarang, Satu Orang Tewas
Kebakaran menghanguskan rumah di Suruh, Kabupaten Semarang. Seorang penghuni meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah.
JIBI/HARIAN JOGJA/GIGIH M. HANAFI FESTIVAL PERAHU NAGA--Tim dayung berusaha mendayung perahunya memacu laju perahu untuk mengalahkan lawan saat mengikuti lomba Perahu Naga di Bendung Tegal, Bantul, Minggu (24/6). Lomba perahu naga yang dikuti oleh 17 team dari wilayah DIY - Jateng, Ngawi tersebut merupakan rangkaian acara peringatan Peh Cun yang jatuh pada hari Sabtu (24/6) kemarin.
Harianjogja.com, JOGJA—Perayaan festival Peh Cun ke-14 yang digelar 1-2 Juni 2014 besok diramalkan akan jauh lebih ramai ketimbang perayaan-perayaan sebelumnya. Tak hanya karena banyaknya pengisi acara, peringatan yang diakukan pada hari Minggu diperkirakan makin membuat areal festival makin dijubeli pengunjung baik dari dalam maupun luar DIY.Dengan kondisi itu, panitia sudah merancang berbagai persiapan termasuk menyiapkan petugas SAR untuk menjamin keselamatan pengunjung.
Ketua Panitia Peh Cun 2014, Tandean Hari Setyo mengatakan dari sisi jumlah peserta dan pengisi acara Peh Cun kali ini cukup memuaskan. Hingga saat ini, panitia mencatat terdapat enam tim perahu naga dari enam kota, 20 regu Barongsai dan lebih dari 150 pelukis akan ambil bagian dalam rangkaian acara ini. Sebanyak 80 kelenteng dari berbagai daerah juga akan datang untuk bersembahyang bersama dalam peringatan ini.
Tak hanya jumlah pengisi kegiatannya yang besar, Peh Cun kali ini juga memiliki rangkaian acara yang lebih jor-joran. Hari mencontohkan, panitia sudah menyiapkan atraksi dan kompetisi yang dapat diikuti oleh pengunjung termasuk aksi membakar Liong raksasa yang biasa dimainkan saat PBTY dan pelepasan lampion di akhir hari pertama festival. Untuk pelepasan lampion, panitia sudah menyiapkan ribuan lampion yang bisa dibeli langsung oleh pengunjung di areal festival.
“Liong itu yang biasanya dimainkan saat pembukaan festival Liong PBTY, pembakaran ini sebagai simbol semangat dan harapan baru untuk menyongsong masa depan bangsa,” papar dia.
Lokasi festival juga berbeda dengan sebelumnya yang digelar di Bendung Tegal di Imogiri, Bantul. Kali ini, panitia memilih Laguna Pantai Depok dengan pertimbangan pengunjung lebih mudah mengaksesnya karena dekat dengan areal pantai Parangtritis. Sedangkan sungai yang digunakan untuk perahu naga memiliki kedalaman lebih stabil dengan rata-rata kedalaman tiga meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran menghanguskan rumah di Suruh, Kabupaten Semarang. Seorang penghuni meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.
BNPB mencatat 70 orang meninggal, 1.182 luka-luka, dan 40.040 mengungsi akibat gempa M7,7 di Flores, NTT.
Guru PPPK penuh waktu berkesempatan ikut seleksi PNS pada awal 2027. Pemerintah dan DPR juga sepakat mengubah status menjadi pegawai pusat.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Rusia memanggil Dubes Jepang Akira Muto setelah Putin mengunjungi Etorofu. Sengketa Kepulauan Kuril kembali memanas.