Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Terancam Tertekan
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebanyak 250 anak yatim piatu dan kaum duafa di Kulonprogo memperoleh santunan dari Majelis Duha Kulonprogo.
Masing-masing orang memperoleh Rp100.000 dan penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo di rumah dinas bupati, Kamis (24/7/2014).
Wakil Ketua Majelis Duha Ramlan mengatakan, santunan yang diberikan bersumber dari iuran jemaah salat duha. “Selain itu ada juga bantuan dari pemerintah daerah melalui Majelis Duha sebesar Rp5 juta,” sebutnya.
Diungkapkannya, saat ini ada warga yang mewakafkan tanahnya seluas 2.430 meter persegi kepada Majelis Duha di Pedukuhan Tubin, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah. Rencananya di lokasi tersebut akan dibangun masjid dan yayasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Pertamina memastikan stok Pertalite aman dan distribusi BBM subsidi di seluruh SPBU berjalan normal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
DPRD Temanggung menyoroti pengaruh media sosial terhadap anak dan pelajar serta mendorong pengawasan keluarga dan sekolah diperkuat.
Delapan ruang kelas SMA Negeri 1 Cepu mengalami kebocoran. Siswa terpaksa berpindah tempat duduk saat hujan demi menghindari tetesan air.
Hasil Piala Dunia 2026: Amerika Serikat menang telak 4-1 atas Paraguay dan langsung memimpin klasemen sementara Grup D.
Harimau sumatra terekam kamera jebak di Hutan Harapan Jambi-Sumsel. Tim konservasi masih meneliti identitas dan populasi satwa langka tersebut.