Harga BBM Hari Ini Kamis 24 September 2026, Pertamax Tetap
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Harianjogja.com, BANTUL—Puluhan perusahaan di Kabupaten Bantul belum membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerjanya hingga H-7 Lebaran seperti diamanahkan perundang-undangan.
Belum dibayarnya hak ratusan pekerja itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul Susanto. Menurut Susanto, hingga lewat dari H-7 Lebaran (batas maksimal pemberian THR) masih ada sekitar 10% perusahaan di Bantul yang belum membayar THR.
Jumlah perusahaan yang ada di Bantul saat tercatat sebanyak 555. Artinya ada 55 atau puluhan perusahaan yang belum menunaikan kewajibannya. Susanto menambahkan sebanyak 555 perusahaan itu mempekerjakan sekitar 36.000 tenaga kerja.
Kendati demikian, sampai saat ini belum ada satu pun perusahaan yang mengajukan penundaan pembayaran THR. Beberapa perusahaan yang belum membayar THR tersebut, menurut dia, justru berjanji akan menunaikan kewajibannya pada H-3 Lebaran.
"Ada satu dua perusahaan yang bilang akan bayar THR pada H-3, sejauh ini tidak ada yang mengajukan penundaan," papar Susanto Kamis (24/7/2014).
Namun Susanto enggan membeberkan mana saja perusahaan yang belum membayar THR tersebut. Juga tidak diketahui apakah itu perusahaan besar atau sebaliknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Tiga pihak PT Virgo Karya Shipping ditetapkan tersangka dan ditahan terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Siswa SDN Soprayan Sleman dilibatkan dalam pemorsian MBG prasmanan. Sistem ini menjadi sarana edukasi gizi, disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab.
Pemkab Bantul menggandeng BSI untuk memperkuat layanan perbankan dan pemberdayaan UMKM. Ada sekitar 100.000 UMKM yang telah terdata.
KPK meminta Nusron Wahid kooperatif setelah absen dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN.
Survei BI mencatat IKK September 2026 berada di level 118,1, turun 7,1 poin dari Januari, tetapi masih berada di zona optimistis.