Polda DIY Tuduh Mahasiswa Demo Bawa Cairan Merica, Sema UGM: Itu Obat Maag
SEMA UGM membantah klaim Polda DIY soal spicy spray dalam aksi mahasiswa. Cairan disebut antasida untuk penanganan paparan gas air mata.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Rencana pemagaran lahan lokasi calon pabrik pengolahan pasir besi menuai kecaman dari Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Kulonprogo.
Ratusan papan bertuliskan penolakan terpasang di sepanjang Jalan Daendels, Desa Pleret, Kecamatan Panjatan, Rabu (23/7/2014).
Ratusan papan yang terpasang sejauh tiga kilometer dari wilayah Desa Bugel hingga Pleret bertuliskan Kami Petani Pesisir Menolak Keras Pertambangan, Bertani Atau Mati dan Selamatkan Pesisir Kulonprogo dari Rakusnya Tambang Besi dan lain sebagainya.
Humas PPLP Kulonprogo Widodo mengatakan aksi tersebut merupakan protes warga yang menolak aktivitas penambangan pasir besir di wilayah tersebut.
“Sampai kapan pun kami akan tetap menolak, kami tetap tidak rela lahan kami digunakan untuk kepentingan industri tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SEMA UGM membantah klaim Polda DIY soal spicy spray dalam aksi mahasiswa. Cairan disebut antasida untuk penanganan paparan gas air mata.
Penerbangan terganggu erupsi Anak Krakatau, Persebaya memilih perjalanan darat dan laut dari Lampung ke Surabaya melalui Bakauheni-Merak.
Pemkab Kulonprogo mengusulkan pembangunan rumah sakit baru di wilayah utara yang ditargetkan beroperasi 2028 untuk melayani lima kapanewon.
Simak cara cek status tiket dan penerbangan Garuda Indonesia serta Citilink yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Mobil terkena abu vulkanik? Pengamat ITB Yannes Martinus Pasaribu menyarankan membilasnya dengan air mengalir agar tidak merusak kendaraan.
Sebanyak 2.250 KPM di Solo terindikasi terafiliasi judi online. Penyaluran bansos dihentikan dan pemulihan diperkirakan pada triwulan IV 2026.