Jalur Sukoharjo-Klaten Rawan Laka, Tikungan Tajam Dipasang Barikade
Dishub Sukoharjo pasang barikade di tikungan tajam jalur Sukoharjo-Klaten untuk tekan kecelakaan. Ini kondisi terbaru di lapangan.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Rencana pemagaran lahan lokasi calon pabrik pengolahan pasir besi menuai kecaman dari Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Kulonprogo.
Ratusan papan bertuliskan penolakan terpasang di sepanjang Jalan Daendels, Desa Pleret, Kecamatan Panjatan, Rabu (23/7/2014).
Ratusan papan yang terpasang sejauh tiga kilometer dari wilayah Desa Bugel hingga Pleret bertuliskan Kami Petani Pesisir Menolak Keras Pertambangan, Bertani Atau Mati dan Selamatkan Pesisir Kulonprogo dari Rakusnya Tambang Besi dan lain sebagainya.
Humas PPLP Kulonprogo Widodo mengatakan aksi tersebut merupakan protes warga yang menolak aktivitas penambangan pasir besir di wilayah tersebut.
“Sampai kapan pun kami akan tetap menolak, kami tetap tidak rela lahan kami digunakan untuk kepentingan industri tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Sukoharjo pasang barikade di tikungan tajam jalur Sukoharjo-Klaten untuk tekan kecelakaan. Ini kondisi terbaru di lapangan.
Cek daftar film bioskop Jogja hari ini lengkap dengan pilihan genre, lokasi bioskop, dan kisaran harga tiket terbaru 2026.
Bos Hanania Group ditetapkan tersangka kasus dugaan penipuan umrah. Kerugian korban mencapai Rp12,1 miliar dengan 128 jemaah terdampak.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final Singapore Open 2026. Mereka akan menghadapi pasangan India Satwiksairaj Ranki
Veda Ega Pratama akan memulai Moto3 Italia 2026 dari posisi ke-13 setelah mencatatkan waktu 1 menit 55,548 detik pada sesi kualifikasi di Mugello. Peluang merai
Perayaan Waisak 2570 BE di Borobudur hadirkan pengalaman spiritual, meditasi, pelepasan lampion hingga Pasar Medang. Simak rangkaian lengkapnya.