Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Harianjogja.com, JOGJA-PT. Pos Indonesia, Kantor Pos DIY memberikan 5000 kartu ucapan hari raya gratis kepada masyarakat. Upaya tersebut untuk menarik minat masyarakat menggunakan jasa kantor pos.
Kepala Kantor Pos DIY Ach Chaerul Hadi mengatakan, kartu ucapan gratis baru disediakan tahun ini dan akan dilakukan tahun berikutnya. Kartu ucapan tersebut bergambar ikon dan cagar budaya yang ada di jogja.
"Kartu ucapan ini memang kami sesuaikan dengan ikon jogja yang membedakan dengan daerah lain," kata Chaerul, Jumat (25/7/2014).
Tahun depan rencananya kartu ucapan akan lebih dilengkapi dengan sejumlah informasi wisata di Jogja. Dengan demikian, masyarakat yang menggunakan kartu ucapan mendapat manfaat lebih.
Rencana tersebut diakui Chaerul masih dalam pembicaraan dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. "Kalau kartu ucapan tahun ini hanya gambar cagar budaya jogja dan sudah kita bagikan" ucap Chaerul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.