Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Harianjogja.com, SLEMAN—Angka kunjungan per hari yang tinggi pada masa libur Lebaran kemarin tidak membuat usaha penginapan seperti losmen dan vila di kawasan wisata Kaliurang untung besar. Persaingan dengan hotel dinilai menjadi salah satu penyebab turunnya omzet penginapan kecil.
“Biasanya seminggu sebelum liburan sudah ada yang cari dan pesan, tapi kemarin tidak ada,” kata Yuni, salah satu pemilik penginapan di Kaliurang, Senin (4/8/2014).
Dia mengatakan tahun sebelumnya tamu-tamu yang datang menginap sudah mulai sejak H+1 Lebaran. Setidaknya, setiap hari ada dua hingga tiga kamar yang terisi.
Penginapan milik Yuni letaknya memang tidak tepat dipinggir jalan tapi sedikit masuk gang. “Yang persis di pinggir jalan mungkin lebih laku, tapi kayaknya tetap tidak seperti dulu,” ujarnya. Dia mengaku hanya mampu menyewakan empat kamar selama libur Lebaran kemarin.
Untuk setiap kamar per harinya, Yuni hanya memasang tarif Rp50.000. “Itu yang pakai TV, tapi ya fasilitasnya jelas kalah jauh kalau dibanding hotel,” ucap Yuni yang baru memulai usaha penginapan tiga tahun lalu itu.
Keluhan serupa juga disampaikan Nur Sahid, pemilik usaha penginapan lain di Kaliurang. Menurutnya, sebelum banyak hotel berdiri, usaha penginapan dan vila sangat menjanjikan. “Sekarang di sini banyak hotel yang fasilitasnya lengkap. Kalau seperti kami kan fasilitas makan saja tidak ada, paling cuma snack,” paparnya.
“Tahun kemarin, jauh hari sebelumnya sudah ada yang booking,” kata Sahid menambahkan. Meski demikian, dia tetap bersyukur karena tamunya bertambah dibanding libur akhir pekan biasa. Jika biasanya dia mendapat dua hingga tiga tamu per bulan, khusus libur Lebaran kemarin didatangi empat tamu. Berbeda dengan Yuni, Sahid tidak menyewakan penginapan per kamar. “Satu rumah, sistemnya seperti home stay. Jadi tamunya satu keluarga,” ujar Sahid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SMPN 1 Sanden menjadi juara TKA Kabupaten Bantul 2026 dan peringkat kedua TKAD saat purna wiyata siswa kelas IX berbalut budaya Jawa.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Rabu 3 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Berangkat pertama pukul 05.05 WIB.
Dasco menilai Nanik S. Deyang pilihan tepat memimpin BGN dan mengapresiasi keputusan Prabowo merombak pimpinan Badan Gizi Nasional.
Indro Warkop merilis lagu "Dan Aku Rindu" untuk mengenang Dono, Kasino, Nanu, dan Rudy Badil. Lagu ini menjadi soundtrack film Warkop DKI: Viralin Dong!.
Inflasi DIY Mei 2026 mencapai 0,15% secara bulanan dan 2,77% tahunan. Kenaikan dipicu tarif angkutan udara, LPG, dan harga cabai.