Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Pompa Sumur Bor di Gunungkidul
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Polres Gunungkidul terus menyelidiki dan mengembangkan kasus pencurian sepeda motor yangdilakukan komplotan anak di bawah umur. Aparat sudah mengamankan tiga pelaku, dan masih memburu satu pelaku lain yang hingga kini masih buron. (Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2014/11/06/duh-3-abg-ini-berkomplot-mencuri-motor-550347">Duh, 3 ABG Ini Berkomplot Mencuri Motor)
Kepala Polres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan, polisi masih terus memburu pelaku lain. Dari hasil penyelidikan
awal, kejahatan melibatkan banyak pelaku.
“Saat ini ketiga pelaku AJ, 16, AR, 15, TR, 15, sudah diamankan. Satu masih buron. Kemarin sudah coba dicari, namun hingga sore ini
[kemarin] saya belum mendapatkan laporan lagi,” kata Faried kepada Harianjogja.com, Jumat (7/11/2014).
Dia menegaskan tidak akan padang bulu dalam menyelesaikan kasus tersebut. Pernyataan itu diungkapkan Faried saat dikonfirmasi
adanya dugaan pelaku buron adalah anak salah satu polisi.
“Kalau ada anak polisi yang jadi pencuri, akan kami perlakukan sama,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.