Danantara Ikut Biayai LRT Jakarta, Ruang Fiskal DKI Terjaga
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras disertai angin kencang di sebagian wilayah Bantul mengakibatkan empat rumah warga Jatimulyo, Kecamatan Dlingo rusak dan satu di antaranya rata dengan tanah, Selasa (11/11/2014).
Korban rumah ambruk rata tanah akibat terpaan angin adalah milik Samiran, 65, warga RT03 Dusun Dodogan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo. Adapun, tiga rumah yang tidak jauh dari rumah Samiran mengalami rusak ringan.
Ketiga rumah tersebut milik Jumiyo, Lasi dan Ngadirah.
Saksi peristiwa, Kholis Munandar, 29 mengatakan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. “Hujan hari kedua tadi [kemarin] cukup lebat dan disertai dengan angin kencang,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/11/2014).
Menurut dia, hujan lebat terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Angin kencang datang dan meniup rumah kayu Samiran. Anggota keluarga yang telah mengetahui datangnya angin kencang langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Sampai sore kemarin warga Jatimulyo langsung gotong royong menyelamatkan harta benda korban. Adapun, beberapa sebagian warga lain juga gotong royong di tiga rumah korban lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
SIM Keliling Polda DIY Jumat 25 September 2026 hadir di Kantor Kalurahan Kalitirto Berbah, Cek jadwal, syarat, biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 25 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Komunikasi dan ketahanan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun rumah sebagai ruang yang aman bagi setiap anggota keluarga.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
DOKU menunjuk Himelda Renuat sebagai CEO dan memperkenalkan DOKU by Antom untuk memperkuat bisnis pembayaran merchant Indonesia dan Asia Tenggara.