KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras disertai angin kencang di sebagian wilayah Bantul mengakibatkan empat rumah warga Jatimulyo, Kecamatan Dlingo rusak dan satu di antaranya rata dengan tanah, Selasa (11/11/2014).
Korban rumah ambruk rata tanah akibat terpaan angin adalah milik Samiran, 65, warga RT03 Dusun Dodogan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo. Adapun, tiga rumah yang tidak jauh dari rumah Samiran mengalami rusak ringan.
Ketiga rumah tersebut milik Jumiyo, Lasi dan Ngadirah.
Saksi peristiwa, Kholis Munandar, 29 mengatakan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. “Hujan hari kedua tadi [kemarin] cukup lebat dan disertai dengan angin kencang,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/11/2014).
Menurut dia, hujan lebat terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Angin kencang datang dan meniup rumah kayu Samiran. Anggota keluarga yang telah mengetahui datangnya angin kencang langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Sampai sore kemarin warga Jatimulyo langsung gotong royong menyelamatkan harta benda korban. Adapun, beberapa sebagian warga lain juga gotong royong di tiga rumah korban lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Sebanyak 13.328 wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis selama tiga hari libur Maulid. Retribusi wisata mencapai Rp193,256 juta.
Presiden Prabowo menyiapkan 1.000 perwira TNI-Polri ke daerah untuk memperkuat edukasi dan pencegahan karhutla.
Garebeg Mulud Be 1960/2026 di Kraton Jogja digelar sederhana tanpa gunungan dan iring-iringan prajurit. Tradisi tetap dipertahankan.
BPBD mencatat 336 karhutla membakar 428,46 hektare lahan di Palangka Raya pada 1 Juni-24 Agustus 2026.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.