Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras disertai angin kencang di sebagian wilayah Bantul mengakibatkan empat rumah warga Jatimulyo, Kecamatan Dlingo rusak dan satu di antaranya rata dengan tanah, Selasa (11/11/2014).
Korban rumah ambruk rata tanah akibat terpaan angin adalah milik Samiran, 65, warga RT03 Dusun Dodogan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo. Adapun, tiga rumah yang tidak jauh dari rumah Samiran mengalami rusak ringan.
Ketiga rumah tersebut milik Jumiyo, Lasi dan Ngadirah.
Saksi peristiwa, Kholis Munandar, 29 mengatakan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. “Hujan hari kedua tadi [kemarin] cukup lebat dan disertai dengan angin kencang,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/11/2014).
Menurut dia, hujan lebat terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Angin kencang datang dan meniup rumah kayu Samiran. Anggota keluarga yang telah mengetahui datangnya angin kencang langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Sampai sore kemarin warga Jatimulyo langsung gotong royong menyelamatkan harta benda korban. Adapun, beberapa sebagian warga lain juga gotong royong di tiga rumah korban lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.