Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Warga mengikuti tahap konsultasi publik pembangunan Bandara Kulonprogo di Balaidesa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (25/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)
Harianjogja.com, KULONPROGO- Rencana pembangunan bandara internasonal di Temon Kulonprogo telah mencapai tahap konsultasi publik. Hasil sementara pada hari pertama, sebanyak 95% warga disebutkan setuju.
Project Manager PT Angkasa Pura (AP) I Eko Permadi mengatakan, pada Selasa (25/11/2014), konsultasi publik dilakukan penghimpunan aspirasi dan kesepakatan warga akan proyek pembangunan bandara.
Pada hari kedua konsultasi publik, jumlah warga yang diundang mencapai 128 undangan.
“Kalau melihat konsultasi publik hari pertama, sebagian besar warga yang diundang menyatakan setuju. Ada 89 undangan yang dibagikan, sekitar 95 persen warga menyatakan setuju,” ujar Eko di sela acara kepada wartawan, Rabu (26/11/2014).
Setidaknya sebanyak 5% warga atau sekitar lima hingga enam orang warga belum bisa dikatakan setuju atau menolak.
Menurut Eko, warga belum menulis persetujuannya karena terbentur administrasi. Dalam hal ini, administrasi seperti surat kepemilikan lahan masih belum ada kejelasan, sehingga pernyataan setuju atau menolak belum bisa disampaikan.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menambahkan, ada sekitar 86 warga menyatakan setuju bandara dibangun di Kulonprogo. Hasil poling dari konsultasi publik nantinya akan dikumpulkan dan pernyataan warga akan diakumulasikan.
“Apabila masih banyak yang tidak setuju, maka akan diserahkan ke tim penggerak. Bisa nantinya dilakukan dengan pengulangan konsultasi publik atau perpanjangan waktu sekitar 30 hari,” jelas Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.