JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Pemkab Sleman memaklumi adanya penolakan warga terhadap pembangunan apartemen di wilayah ini
Harianjogja.com, SLEMAN-Munculnya penolakan terhadap pembangunan apartemen dinilai wajar oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Masyarakat memang belum sepenuhnya siap dengan perubahan tren hunian horizontal menjadi vertikal.
“Masyarakat mungkin memang belum familiar. Namun, mereka harus siap dan diedukasi,” kata Kepala Dinas Pengendalian Pertanahan Daerah (DPPD) Kabupaten Sleman, Purwatno, baru-baru ini.
Purwatno mengaku, pihaknya memahami apabila ada kalangan masyarakat masyarakat yang menolak pendirian apartemen di wilayah tinggalnya.
“Ini butuh upaya kita bersama, termasuk pengembang. Bagaimana masyarakat bisa mengerti kondisi lahan yang terbatas,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menangguhkan 2.213 SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena belum memenuhi standar manajemen, sanitasi, dan layanan penerima manfaat.
Penemuan kerangka manusia di hutan Rembang menggegerkan warga. Polisi masih menyelidiki identitas korban dan penyebab kematiannya.
Ledakan gudang bahan peledak pertambangan di Myanmar menewaskan lebih dari 45 orang dan melukai sekitar 70 korban lainnya.
Sebanyak 11 daerah di Riau menetapkan status siaga darurat karhutla. Kuansing menjadi satu-satunya kabupaten yang belum menetapkan status tersebut.
Kunjungan wisata Prambanan dan Ratu Boko tembus 54 ribu wisatawan selama libur panjang Iduladha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila.