Hanya Satu Calon, Pendaftaran Pilur di Gunungkidul Akan Diperpanjang
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Dua pekerja di pabrik pupuk di Gunungkidul pingsan diduga keracunan gas saat membersihkan bak penampungan pupuk
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dua orang pekerja di Pabrik Pupuk Klinik Petani Organik PT Sendang Sumber Berkah Indonesia, Sukamto dan Giyarto harus dirawat di rumah sakit karena keracunan saat membersihkan bak penampungan pembuatan pupuk, Senin (12/1/2015) sekitar pukul 11.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awalnya korban berencana membersihkan lumut di bak penampungan cairan buah mojo untuk campuran pupuk organik.
Namun, saat proses pembersihan, Sukamto merasa pusing dan terpeleset sehingga jatuh pingsan di dalam bak setinggi 2,5 meter dengan lebar 1,5 meter.
Melihat Sukamto jatuh pingsan, Giyarto berusaha menolong. Nahasnya, upaya menolong korban tidak membuahkan hasil. Malahan, dia ikut-ikutan pingsan dalam bak tersebut.
“Kejadiannya tidak berselang lama. Sebab, mereka baru bekerja sekitar 15 menit,” kata Pak Mul, teman kedua korban, usai kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.