Advertisement
KERACUNAN MAKANAN : Sampel Makanan Karyawan Terbukti Terkontaminasi Bakteri
Advertisement
Keracunan makanan yang terjadi di perusahaan garmen di Dusun Balong terbukti terkontaminasi bakteri.
Harianjogja.com, SLEMAN-Polsek Ngaglik masih menunggu kelengkapan hasil uji laboratorium terhadap uji sampel makanan yang diduga membuat karyawan sebuah perusahaan garmen di Dusun Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, pada 21 Januari 2015 lalu.
Advertisement
Kapolsek Ngaglik, Kompol Partono mengungkapkan, pihaknya mengajukan permohonan hasil uji laboratorium sampel makanan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman sebagai pelengkap bahan penyelidikan.
Sementara ini polisi sudah mengumpulkan bukti dari keterangan para saksi, yaitu karyawan korban keracunan, pihak manajemen perusahaan, dan tiga penyedia katering.
“Saat ini tinggal menunggu kelengkapan dari hasil uji laboratorium. Kalau sudah lengkap buktinya, baru akan ditentukan langkah hukum selanjutnya,” ungkapnya, Rabu (11/2/2015).
Sejauh ini Polsek Ngaglik belum dapat memberikan keterangan pasti terkait kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam kasus keracunan massal tersebut.
“Nanti akan dilakukan gelar perkara terlebih dahulu, lalu akan diketahui ada pelanggaran hukum atau tidak,” jelas Partono kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Hari Kedua Arus Balik, Tol Jogja Solo GT Purwomartani Padat Sejak Pagi
- Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
- Peningkatan Arus Balik Lebaran di Bantul, Jalan Tetap Lancar
- Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
Advertisement
Advertisement




