Prabowo Sebut Rp700.000, Faktanya Upah Kupas Bawang Cuma Rp2.000
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Penjual kebutuhan pokok di Pasar Argosari Gunungkidul.(Kusnul sti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Harga kebutuhan pokok diperkirakan dapat naik lantaran banjir yang terjadi di Jakarta.
Harianjogja.com, BANTUL - Cuaca penghujan dan banjir menggenang sejumlah daerah jalur distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat dapat mempengaruhi naiknya harga di sejumlah pasar di Bantul. Selama ini pasar di Bantul termasuk masih mengandalkan daerah pantura dan hasil pertanian di Jateng.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Bantul Sulistyanto mengatakan Bantul selama ini Yogyakarta masih tergantung pasokan bawang merah dari Brebes dan daerah Pantura.
"Selama ini pasokan belum terganggu dan harga belum terlihat ada kenaikan. Namun bisa jadi nanti kondisi alam ini membawa pengaruh kenaikan harga," katanya disela meninjau sejumlah pasar tradisional, Rabu (11/2/2015).
Hasil pantauan Disperindakop Bantul, khusus untuk bawang merah harga masih stabil di kisaran Rp15.000 sampai dengan Rp16.000 per kilogram (kg). Ia menambahkan selain soal kendala distribusi terganggu akibat cuaca, pengaruh harga juga mungkin terjadi karena faktor lain salah satunya bukan musim panen.
"Bisa jadi memang daerah lainnya baru memasuki masa tanam. Tapi khusus untuk Brebes saat ini faktor gangguan jalur distribusi akibat banjir yang dapat menyebabkan harga nanti bisa sedikit naik," imbuhnya.
Tidak hanya ketergantungan bawang merah dari kawasan pantura. Cuaca hujan dan potensi banjir juga mengancam Bantul untuk pasokan jenis sayuran seperti wortel, kubis, kentang, cabai, dan jenis lain. Selama ini Bantul dan beberapa kabupaten lain juga masih mendatangkan pasokan dari sejumlah daerah di Jateng yang bisa terpengaruh sulitnya distribusi karena jalur tergenang air.
"Yang jelas kenaikan harus tetap di harga wajar. Jangan sampai ada permainan. Utuk itulah pantauan pasar itu akan terus dilakukan di sejumlah pasar," ungkap Sulistyanto.
Di pasar tradisional yang disambangi, harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat masih aman terkendali. Belum ada kenaikan dari mulai beras, daging, ayam, sayuran, minyak goreng, dan ragam lainnya.
Sunarto, salah satu pedagang di pasar Bantul mengatakan belum ada kenaikan harga untuk jenis telur. Saat ini harga telus masih Rp 19.000 per kg. "Daging ayam sudah sepekan ini Rp 31.000 per kg," timpal Nuryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
BMKG mencatat 11.869 titik panas di Kaltim pada 1-21 Agustus 2026 dan meminta penguatan mitigasi karhutla menjelang puncak panas.
DPRD Sleman menyoroti pencairan dana JPS yang dinilai perlu dipercepat. Dinsos Sleman mulai menyederhanakan tahapan permohonan bantuan
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.