Purbaya: Pelaku Perugian Negara Akan Dikejar, Belajar dari Kasus Eddy
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Penjual kebutuhan pokok di Pasar Argosari Gunungkidul.(Kusnul sti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Harga kebutuhan pokok diperkirakan dapat naik lantaran banjir yang terjadi di Jakarta.
Harianjogja.com, BANTUL - Cuaca penghujan dan banjir menggenang sejumlah daerah jalur distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat dapat mempengaruhi naiknya harga di sejumlah pasar di Bantul. Selama ini pasar di Bantul termasuk masih mengandalkan daerah pantura dan hasil pertanian di Jateng.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Bantul Sulistyanto mengatakan Bantul selama ini Yogyakarta masih tergantung pasokan bawang merah dari Brebes dan daerah Pantura.
"Selama ini pasokan belum terganggu dan harga belum terlihat ada kenaikan. Namun bisa jadi nanti kondisi alam ini membawa pengaruh kenaikan harga," katanya disela meninjau sejumlah pasar tradisional, Rabu (11/2/2015).
Hasil pantauan Disperindakop Bantul, khusus untuk bawang merah harga masih stabil di kisaran Rp15.000 sampai dengan Rp16.000 per kilogram (kg). Ia menambahkan selain soal kendala distribusi terganggu akibat cuaca, pengaruh harga juga mungkin terjadi karena faktor lain salah satunya bukan musim panen.
"Bisa jadi memang daerah lainnya baru memasuki masa tanam. Tapi khusus untuk Brebes saat ini faktor gangguan jalur distribusi akibat banjir yang dapat menyebabkan harga nanti bisa sedikit naik," imbuhnya.
Tidak hanya ketergantungan bawang merah dari kawasan pantura. Cuaca hujan dan potensi banjir juga mengancam Bantul untuk pasokan jenis sayuran seperti wortel, kubis, kentang, cabai, dan jenis lain. Selama ini Bantul dan beberapa kabupaten lain juga masih mendatangkan pasokan dari sejumlah daerah di Jateng yang bisa terpengaruh sulitnya distribusi karena jalur tergenang air.
"Yang jelas kenaikan harus tetap di harga wajar. Jangan sampai ada permainan. Utuk itulah pantauan pasar itu akan terus dilakukan di sejumlah pasar," ungkap Sulistyanto.
Di pasar tradisional yang disambangi, harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat masih aman terkendali. Belum ada kenaikan dari mulai beras, daging, ayam, sayuran, minyak goreng, dan ragam lainnya.
Sunarto, salah satu pedagang di pasar Bantul mengatakan belum ada kenaikan harga untuk jenis telur. Saat ini harga telus masih Rp 19.000 per kg. "Daging ayam sudah sepekan ini Rp 31.000 per kg," timpal Nuryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Kecelakaan truk tangki dan motor di Sumberpucung, Malang, menewaskan satu pengendara di tempat kejadian pada Selasa.
Video penarikan mobil pedagang bakso oleh debt collector di Semarang viral. Warung disebut belum kembali beroperasi setelah kejadian tersebut.
Temuan pelajar SMP yang kedapatan membeli minuman oplosan saat operasi penegakan peraturan daerah menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Bantul
Tren HP baterai jumbo semakin diminati. Daya tahan lebih lama membuat banyak pengguna mulai mengurangi ketergantungan pada powerbank.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,8 miliar untuk rehabilitasi 615 RTLH pada 2026. Program dimulai Juli dan menjangkau seluruh kapanewon.