15 Mobil Matic Bekas di Bawah Rp100 Juta, Harga Mulai Rp55 Juta
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Penjual kebutuhan pokok di Pasar Argosari Gunungkidul.(Kusnul sti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Harga kebutuhan pokok diperkirakan dapat naik lantaran banjir yang terjadi di Jakarta.
Harianjogja.com, BANTUL - Cuaca penghujan dan banjir menggenang sejumlah daerah jalur distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat dapat mempengaruhi naiknya harga di sejumlah pasar di Bantul. Selama ini pasar di Bantul termasuk masih mengandalkan daerah pantura dan hasil pertanian di Jateng.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Bantul Sulistyanto mengatakan Bantul selama ini Yogyakarta masih tergantung pasokan bawang merah dari Brebes dan daerah Pantura.
"Selama ini pasokan belum terganggu dan harga belum terlihat ada kenaikan. Namun bisa jadi nanti kondisi alam ini membawa pengaruh kenaikan harga," katanya disela meninjau sejumlah pasar tradisional, Rabu (11/2/2015).
Hasil pantauan Disperindakop Bantul, khusus untuk bawang merah harga masih stabil di kisaran Rp15.000 sampai dengan Rp16.000 per kilogram (kg). Ia menambahkan selain soal kendala distribusi terganggu akibat cuaca, pengaruh harga juga mungkin terjadi karena faktor lain salah satunya bukan musim panen.
"Bisa jadi memang daerah lainnya baru memasuki masa tanam. Tapi khusus untuk Brebes saat ini faktor gangguan jalur distribusi akibat banjir yang dapat menyebabkan harga nanti bisa sedikit naik," imbuhnya.
Tidak hanya ketergantungan bawang merah dari kawasan pantura. Cuaca hujan dan potensi banjir juga mengancam Bantul untuk pasokan jenis sayuran seperti wortel, kubis, kentang, cabai, dan jenis lain. Selama ini Bantul dan beberapa kabupaten lain juga masih mendatangkan pasokan dari sejumlah daerah di Jateng yang bisa terpengaruh sulitnya distribusi karena jalur tergenang air.
"Yang jelas kenaikan harus tetap di harga wajar. Jangan sampai ada permainan. Utuk itulah pantauan pasar itu akan terus dilakukan di sejumlah pasar," ungkap Sulistyanto.
Di pasar tradisional yang disambangi, harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat masih aman terkendali. Belum ada kenaikan dari mulai beras, daging, ayam, sayuran, minyak goreng, dan ragam lainnya.
Sunarto, salah satu pedagang di pasar Bantul mengatakan belum ada kenaikan harga untuk jenis telur. Saat ini harga telus masih Rp 19.000 per kg. "Daging ayam sudah sepekan ini Rp 31.000 per kg," timpal Nuryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Polda Kalteng menyita dokumen dua perusahaan tersangka karhutla di Kapuas dan Lamandau. Total lahan terbakar mencapai 1.251 hektare.
PAD Bantul mencapai Rp611,43 miliar atau 80,95% per 20 Oktober 2026. Pemkab mengandalkan program penghapusan denda PBB-P2.
Bupati nonaktif Pati Sudewa divonis 8,5 tahun penjara dalam kasus korupsi DJKA dan pemerasan pengisian perangkat desa.
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Prabowo menyinggung pembagian peran menteri dan evaluasi kabinet. Namun, Presiden belum mengumumkan rencana reshuffle Kabinet Merah Putih.