Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Nahdatul Ulama (NU) Bantul meminta Pemerintah Kabupaten Bantul mengambil tindakan terkait spanduk provokatif yang terpasang di sjeumlah titik di wilayah tersebut
Harianjogja.com, BANTUL - Maraknya spanduk di Bantul menyebarkan kebencian terhadap kelompok Syiah mengundang reaksi Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul.
Ketua PCNU Bantul Yasmuri mengatakan, meskipun belum melihat langsung pemasangan spanduk di berbagai titik lokasi strategis hal itu tidak layak terjadi. Terlebih, ada spanduk yang menyatakan kelompok lain dengan pengkafiran.
"Harusnya tidak sampai ada spanduk tulisan seperti itu. Tidak patut," ungkapnya, Rabu (25/2/2015).
Menurut Yasmuri, lepas ada tidaknya kelompok syiah di Bantul, spanduk provokatif bisa mengundang gejolak dan kondisi yang tidak baik di masyarakat.
Ia meminta pihak kepolisian, Satpol PP dan Bupati Bantul Sri Surya Widati untuk segera mengambil sikap tegas menyikapi persoalan tersebut.
Tidak adanya sikap tegas ditunjukkan pada Pemkab Bantul, Ketua PCNU Bantul yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bantul mengaku akan segera berkomunikasi dengan pemkab.
Menurutnya, Pemkab tidak perlu takut untuk mengambil langkah tegas demi terpeliharanya kerukunan dan toleransi antar kelompok agama dan kepercayaan.
Hingga Rabu (25/2/2015) sore, beberapa spanduk seperti terlihat di sepanjang Jl Bantul seperti pertigaan Cepit, perempatan Kasongan, Banguntapan, Jl Imogiri dan beberapa titik di jalur obyek vital pariwisata masih terpampang jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.