OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Nahdatul Ulama (NU) Bantul meminta Pemerintah Kabupaten Bantul mengambil tindakan terkait spanduk provokatif yang terpasang di sjeumlah titik di wilayah tersebut
Harianjogja.com, BANTUL - Maraknya spanduk di Bantul menyebarkan kebencian terhadap kelompok Syiah mengundang reaksi Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul.
Ketua PCNU Bantul Yasmuri mengatakan, meskipun belum melihat langsung pemasangan spanduk di berbagai titik lokasi strategis hal itu tidak layak terjadi. Terlebih, ada spanduk yang menyatakan kelompok lain dengan pengkafiran.
"Harusnya tidak sampai ada spanduk tulisan seperti itu. Tidak patut," ungkapnya, Rabu (25/2/2015).
Menurut Yasmuri, lepas ada tidaknya kelompok syiah di Bantul, spanduk provokatif bisa mengundang gejolak dan kondisi yang tidak baik di masyarakat.
Ia meminta pihak kepolisian, Satpol PP dan Bupati Bantul Sri Surya Widati untuk segera mengambil sikap tegas menyikapi persoalan tersebut.
Tidak adanya sikap tegas ditunjukkan pada Pemkab Bantul, Ketua PCNU Bantul yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bantul mengaku akan segera berkomunikasi dengan pemkab.
Menurutnya, Pemkab tidak perlu takut untuk mengambil langkah tegas demi terpeliharanya kerukunan dan toleransi antar kelompok agama dan kepercayaan.
Hingga Rabu (25/2/2015) sore, beberapa spanduk seperti terlihat di sepanjang Jl Bantul seperti pertigaan Cepit, perempatan Kasongan, Banguntapan, Jl Imogiri dan beberapa titik di jalur obyek vital pariwisata masih terpampang jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Cristiano Ronaldo menyebut Jorge Jesus mengingkari dua janji kepadanya hingga memutuskan meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 7 Oktober 2026, dominan berawan. Suhu tertinggi 34 derajat Celsius diprakirakan di Kota Jogja.
Sistem informasi supplier PHRI Sleman dimigrasikan ke domain Pemkab untuk memperkuat pemasaran produk lokal binaan DP3.
Advokat Afon Nahak mengkritik putusan MK soal ijazah Gibran dan menyebut ada indikasi politik. MK menyatakan gugatan tak dapat diterima.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 tersedia di berbagai lokasi. Cek layanan Samsat Induk, Keliling, Jempol Si Panda hingga TEMARAM.