Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Nahdatul Ulama (NU) Bantul meminta Pemerintah Kabupaten Bantul mengambil tindakan terkait spanduk provokatif yang terpasang di sjeumlah titik di wilayah tersebut
Harianjogja.com, BANTUL - Maraknya spanduk di Bantul menyebarkan kebencian terhadap kelompok Syiah mengundang reaksi Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul.
Ketua PCNU Bantul Yasmuri mengatakan, meskipun belum melihat langsung pemasangan spanduk di berbagai titik lokasi strategis hal itu tidak layak terjadi. Terlebih, ada spanduk yang menyatakan kelompok lain dengan pengkafiran.
"Harusnya tidak sampai ada spanduk tulisan seperti itu. Tidak patut," ungkapnya, Rabu (25/2/2015).
Menurut Yasmuri, lepas ada tidaknya kelompok syiah di Bantul, spanduk provokatif bisa mengundang gejolak dan kondisi yang tidak baik di masyarakat.
Ia meminta pihak kepolisian, Satpol PP dan Bupati Bantul Sri Surya Widati untuk segera mengambil sikap tegas menyikapi persoalan tersebut.
Tidak adanya sikap tegas ditunjukkan pada Pemkab Bantul, Ketua PCNU Bantul yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bantul mengaku akan segera berkomunikasi dengan pemkab.
Menurutnya, Pemkab tidak perlu takut untuk mengambil langkah tegas demi terpeliharanya kerukunan dan toleransi antar kelompok agama dan kepercayaan.
Hingga Rabu (25/2/2015) sore, beberapa spanduk seperti terlihat di sepanjang Jl Bantul seperti pertigaan Cepit, perempatan Kasongan, Banguntapan, Jl Imogiri dan beberapa titik di jalur obyek vital pariwisata masih terpampang jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.