PSEL Legok Nangka Rp7,2 Triliun Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Caption: Pemecah ombak di kawasan pelabuhan Tanjung Adikarto yang banyak dikunjungi wisatawan Pantai Glagah (JIBI/Harianjogja.com/Holy Kartika N.S)
Kecelakaan laut yang mengakibatkan orang tenggelam terjadi di Tanjung Adikarto, Kulonprogo. Hingga berita ini diturunkan Kamis (26/2/2015) pukul 15.30 WIB, korban belum ditemukan.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya tenggelam di dermaga Tanjung Adikarto, Kamis (26/2/2015).
Koordinator SAR Wilayah V Syamsuddin mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari pemancing yang berada di sekitar lokasi pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, korban sempat keluar dari warung dekat pelabuhan, berjalan ke arah sungai kemudian berenang. Tak berapa lama, korban menghilang di sekitar pintu kolam.
“Saat ini pencarian masih dilakukan, termasuk melakukan penyelaman tetapi korban belum ditemukan sampai siang hari ini,” ujarnya.
Diungkapkannya, identitas korban belum diketahui karena memang tidak ada yang mengenal korban saat kejadian. Adapun Tim SAR Wilayah V telah menerjunkan 30 personel untuk mencari korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
UAD melantik dekan baru untuk periode kepemimpinan berikutnya guna memperkuat transformasi kampus dan menghadapi akreditasi institusi 2027.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekosistem pemberdayaan UMKM
BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam dan memilih varietas tahan kering untuk mengurangi risiko gagal panen akibat El Nino.
Warga Desa Kahuman, Klaten, menggelar Sendratari Manusuk Sima untuk mengangkat sejarah Upit, permukiman kuno yang telah berusia 1.160 tahun.
BMKG memprakirakan gelombang laut di perairan selatan Bali mencapai 6 meter pada 5-8 Agustus 2026 akibat aktifnya monsun Australia.