Pemkab Sukoharjo Batasi Penggunaan Gawai Anak, Ini Aturan Lengkapnya
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Ilustrasi perekaman data E-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
E-ktp Bantul belum kunjung selesai gara-gara pengiriman blangko tersendat.
Harianjogja.com, BANTUL—Target penyelesaian kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) terkendal jatah blangko kiriman dari pemerintah pusat. Dinas Kependidikaan Catatan Sipil Bantul hanya memperoleh 12.000 blangko e-KTP yang harus terbagi untuk 17 kecamatan.
Kepala Disdukcapil Bantul Fenti Yusdayati mengatakan jatah tahun ini belum ada kepastian. Hanya saja, untuk tahun sebelumnya jatah blangko hanya untuk 12.000 warga.
“Jatah tiap tahunnya ditentukan pusat. Daerah tidak bisa berbuat banyak,” katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (10/3/2015).
Menurut Fenti, dengan jatah blangko hanya 12.000, masih ada target yang harus dikejar wajib e-KTP yang masih sekitar 34.000 orang. Ia menambahkan pelayanan kependudukan Disdukcapil Bantul saat ini sudah bisa terukur meskipun hanya ada dua perangkat alat cetak dan perekaman. Setiap jam mesin hanya bisa memproduksi pencetakan 15 KTP.
“Dua alat kemampuannya hanya bisa mencetak 30 e-KTP,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Kenali 7 tanda gaslighting dalam hubungan yang sering tidak disadari dan bisa berdampak pada kesehatan mental.
Mathew Baker berpeluang menjadi debutan termuda Timnas Indonesia. Simak statistik dan peluangnya memecahkan rekor Arkhan Kaka di FIFA Matchday Juni 2026.
Sempat dikeluhkan karena distribusi tidak sesuai kuota, pasokan gas elpiji 3 kg di Bantul mulai normal. Simak duduk perkara miskomunikasi agen dan pangkalan di
Timnas Oman mendarat di Jakarta untuk menghadapi Indonesia pada 5 Juni 2026 di SUGBK. Intip analisis kekuatan lini serang dan celah cedera kiper utama.
Aprilia dominan awal MotoGP 2026, Marquez tetap yakin Ducati belum tampil maksimal jelang seri Hungaria di Balaton Park.