PEMBOBOLAN ATM : Pembobol Ambil Uang Tanpa Merusak Kotak Penyimpanan Uang

Petugas Inafis Polda DIY melakukan olah TKP di dalam ruang ATM depan Pamela Enam di Jalan Raya Nusa Indah Condongcatur, Depok, Sleman yang diketahui dibobol maling, Minggu (22/3/2015) pagi. (JIBI/Harian Jogja - Sunartono)
22 Maret 2015 22:40 WIB Sunartono Sleman Share :

Pembobolan ATM di Condongcatur dilakukan tanpa merusak kotak penyimpanan uang

Harianjogja.com, SLEMAN – Komplotan pelaku kejahatan http://jogja.solopos.com/baca/2015/03/22/pembobolan-atm-mesin-tarik-setor-bri-di-concat-dijebol-587185" target="_blank">membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI yang terletak di depan swalayan Pamela Enam Jalan Nusa Indah, Karangasem, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (22/3/2015) dini hari.

Pelaku membongkar kotak penyimpanan kaset berisi uang tunai di ATM tanpa lecet sedikitpun.

Posisi ruang ATM berada di urutan kedua dari utara ke selatan di depan swalayan tersebut bersama dengan ATM bank lainnya.

Pelaku lebih dahulu membongkar paksa cover atau penutup kotak brankas ATM yang berada di bagian depan. Setelah itu dengan mudah membuka kotak berisi uang dalam tiga kaset penyimpanan tanpa harus membongkar paksa.

Padahal untuk membuka kotak tersebut membutuhkan kunci password beberapa digit angka. Selain merusak cover depan kotak ATM, pelaku juga berupaya merusak tempat penyimpanan data CCTV yang berada di sebelah kanan ATM.

Petugas kepolisian dari Polsek Depok Timur, Polres Sleman dan Ditreskrimum Polda DIY hingga Minggu (22/3/2015) siang masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi.

Selain mengambil sampel sidik jari, petugas juga melakukan back up data CCTV selama 24 jam terakhir. Sekaligus membawa kotak rekam data untuk digunakan sebagai bahan penyelidikan.

Kapolsek Depok Timur Kompol Danang Kuntadi menjelaskan pembobolan itu baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh petugas keamanan dan juga petugas kebersihan dari swalayan tersebut.

Melihat adanya kerusakan, pihak swalayan lalu menghubungi BRI selaku kuasa pemilik ATM. Setelah itu petugas teknisi ATM datang ke lokasi kejadian dan memastikan bahwa ada perusakan dan kotak berisi uang sudah tak tersisa.

“Baru kemudian dilaporkan ke kami. Kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan olah TKP,” ungkap Danang di lokasi kejadian, Minggu (22/3/2015) siang.

Danang membenarkan, tidak ada perusakan pada kotak penyimpanan berisi uang. Pelaku hanya merusak penutup bagian depan kemudian dengan mudah membuka dan membawa kabur uang di dalamnya.

Terkait kejanggalan tersebut ia menduga ada kemungkinan petugas pengisi ATM lupa untuk mengunci kotak tersebut sehingga dengan mudah pelaku membukanya.

Mengingat pada Sabtu (21/3/2015) sekitar pukul 15.00 WIB, ATM tersebut diisi oleh petugas jasa pengisian ATM. Danang enggan berspekulasi soal kemungkinan keterlibatan orang dalam terkait pembobolan tersebut.

Pihaknya menunggu hasil penyelidikan CCTV terkait waktu kepastian jam terjadinya pembobolan.

“Kotak penyimpanan uang bagian bawah itu di depannya ada cover, yang dirusak covernya saja. Setelah itu tidak ada kerusakan. Berarti pelaku kan bisa membuka kotak itu dengan mudah. Untuk sementara kami menduga ada kelalaian petugas lupa mengunci kotak,” ujarnya.