UN SMP 2015 : Pengamanan Naskah UN di Sleman Berlapis

Petugas memilah naskah soal dan lembar jawaban Ujian Nasional (UN) 2015 untuk SMA dan sekolah sederajat di Madiun, Jawa Timur, Kamis (9/4/2015). Logistik Ujian Nasional paper based test (PBT) tersebut selanjutnya dikarantina dalam ruangan dengan pintu dan jendela yang disegel dan dijaga polisi demi menghindari terjadinya kebocoran soal. (JIBI/Solopos/Antara - Siswowidodo)
03 Mei 2015 03:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

UN SMP 2015 dicegah kebocorannya dengan pengamanan secara berlapis

Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman semakin memperketat pengamanan soal Ujian Nasional (UN) untuk SMP/MTs tahun 2015. Hal ini dilakukan sebagai tindaklanjut kebocoran soal UN SMA/SMK/MA beberapa waktu lalu.

“Distribusi akan dilakukan secara ketat. Penyimpanannya akan berlapis. Soal dimasukkan lemari dan dikunci. Lemarinya di dalam ruangan. Ruangan terkunci dan dijaga 24 jam,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Arif Haryono, Jumat (1/5/2015).

Disdikpora juga telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk ikut menjaga sekitar area penyimpanan soal. Pihak pemantau UN yang bertugas juga bertanggung jawab terhadap kerahasiaan selama distribusi naskah soal.

Tim pemantau terus memonitor apakah soal sudah diambil pihak sekolah atau belum hingga pada teknis pengawas silang membagikan naskah soal kepada peserta ujian. “Jangan sampai ada kebocoran sedikitpun,” tegas Arif.

Agar isu kebocoran soal seperti UN SMA lalu tidak terjadi pada peserta UN SMP, Arif meminta agar para siswa tetap teguh dengan pendiriannya. Ia mengimbau agar peserta UN belajar giat sehingga pada pelaksanaan UN dapat mengerjakan soal secara mandiri.