Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Lampar Kecamatan Musuk membacakan perolehan suara partai politik di sela-sela Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tingkat PPK, di Aula Kecamatan Musuk, Selasa (15/4/2014).
Pilkada Bantul akan digelar melibatkan PPK dan PPS, namun sayangnya aparat ini masih kurang paham aturan pemilu
Harianjogja.com, BANTUL-Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dinilai masih buta regulasi, khususnya tentang undang-undang pemilu.
Hal itu diakui oleh pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul. Ketika ditemui, Kamis (18/6/2015), Ketua Panwaslu Bantul Supardi mengaku, kelemahan PPK dan PPS pada beberapa pemilu terakhir di Bantul adalah pemahaman akan undang-undang pemilu. Akibatnya, kerja mereka sebagai tenaga teknis di lapangan pun kerap tak sesuai dengan jalur yang semestinya.
"Kelihatannya ini sepele, tapi justru hal ini yang sering membuat koordinasi antara pihak PPK/PPS dengan kami [Panwaslu dan Panwascam] menjadi tidak lancar," ucapnya.
Selain itu, pengalaman yang dialaminya Pemilu 2014 lalu, insiden fatal sempat dilakukan oleh pihak PPK. Insiden itu adalah terlambatnya penyerahan dokumen C1 hingga 2 minggu. Menurutnya, hal ini tak akan terjadi jika para PPK memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kalau mereka paham aturannya, mereka harusnya sadar juga akan sanksinya kan," tegasnya.
Itulah sebabnya, untuk Pilkada tahun ini, pihaknya berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) benar-benar memaksimalkan masa pembekalan (Bintek) terhadap para PPK dan PPS-nya. Pasalnya, untuk Pilkada tahun ini ia mensinyalir pelanggaran dan kecurangan masih akan berpotensi
terjadi.
Menurutnya, indikasi atas potensi pelanggaran yang sudah jelas-jelas terjadi saat deklarasi calon bupati dan wakil bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) lalu. Ketika itu, nyaris semua jajaran pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tampak menghadiri acara itu. "Bahkan Pak Sekda [Sekretariat Daerah, Riyantono] pun datang lo," kesalnya.
Selain itu, potensi money politic diakuinya juga akan kembali terulang di Pilkada tahun ini. Indikasinya sudah terlihat ketika calon incumbent kerap memberikan bantuan kepada masyarakat dengan
menggunakan kedok pemerintah kabupaten Bantul. "Padahal ujung-ujungnya, ada orang lain yang mengarahkan warga untuk memilih incumbent," ucapnya.
Dengan berbekal pemahaman mendalam akan peraturan perundang-undangan, ia berharap PPK dan PPS bisa bersikap profesional. Pasalnya, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU), terkait money politic itu hanya sebatas larangan saja, sedangkan untuk sanksi, sama sekali tak dibahas.
"Jadi terkait money politic, kami berharap ada lembaga lain yang mengungkapnya. Karena kami hanya sebatas menginformasikan dan mencatat saja," ucapnya.
Hal itu dibenarkan oleh Soepomo. PPS Desa Banguntapan ini mengakui sejak dilantik Juni lalu, dirinya sama sekali belum mengetahui wujud PKPU tersebut. Selama ini, dirinya hanya memperolah semacam acuan kerja dari KPU Bantul saja. "Padahal jujur saja, saya butuh baca peraturan itu," tegasnya.
Ketua KPU Bantul Mohammad Johan Komara memang sengaja tak mengharuskan PPK dan PPS untuk membaca PKPU secara utuh. Pihaknya justru berniat memudahkan mereka dengan cara menyiapkan pasal-pasal yang hanya terkait dengan kerja PPK dan PPS saja.
"Kami hanya berupaya mencari relevansinya saja untuk mereka," tegasnya, Kamis (18/6/2015).
Ia mengakui, untuk tahun ini, pihaknya memang menyiapkan setidaknya 20-30% dari total anggaran yang diterimanya guna keperluan bimtek bagi PPK dan PPS. Dikatakannya, untuk bulan Juni ini, pihaknya kembali menyiapkan bimtek terkait Pemutakhiran Data Pendaftar dan Pemilih.
"Tapi pelaksanaannya masih menunggu DP4 [Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu]," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Pertamina Patra Niaga tambah pasokan 5,8 juta tabung LPG 3 kg selama libur panjang Mei 2026. Warga diimbau beli sesuai kebutuhan.
Alex Marquez menang sprint race MotoGP Catalunya 2026 usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih tipis 0,041 detik.
Suzuki Burgman 150 resmi meluncur dengan fitur TCS, ABS dual-channel, dan panel TFT untuk menantang Honda PCX serta Yamaha NMAX.
Meta menghadapi protes internal setelah program pengawasan karyawan untuk pengembangan AI dinilai melanggar privasi pekerja.
Netflix mengumumkan tur konser global Huntr/x dari film K-Pop Demon Hunters bersama promotor AEG Presents.