Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
Lebaran 2015 di Kraton Jogja, grebeg syawal tengah dipersiapkan.
Harianjogja.com, JOGJA-Setidaknya 10 bregodo Kraton Jogja berbaris menuju Alun-alun Utara yang menandai dimulainya Grebeg Syawal 1436 H, Sabtu (18/7/2015). Ratusan warga memenuhi Keben Kraton Jogja, Sabtu (18/7/2015).
Sepuluh bregodo antara lain, bregodo Wirobrojo, Nyutro, Ketanggung, dan Mantrijero. Sementara dua bregodo abdi dalem Pakualaman yakni Lombok Abang dan Plangkir siap mengawal gunungan berisi hasil bumi seperti sayur dan buah sudah dipersiapkan untuk diperebutkan di Pakualaman. Selain Pakualaman, gunungan juga akan diperebutkan warga di Masjid Gede Kauman, Kepatihan dan Pakualaman pada pukul 10.00 WIB.
Yadi, 39, warga Rotowijayan, mengaku setiap tahun selalu menonton arak-arakan bregodo. Ia mengajak anak laki-lainya yang bernama Bagas, 4. Menurutnya, acara semacam ini bagus untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan mengenalkan prajurit Kraton kepada anaknya.
Kendati demikian, ia tidak pernah ikut berebut gunungan.
"Takut juga kalau ikut karena terlalu berdesak-desakan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.
Batu sengaja diletakkan di rel Tulungagung hingga mengganggu dua perjalanan kereta. KAI mengingatkan ancaman pidana maksimal 15 tahun.
Parkir wisata Jogja diusulkan terpusat lewat QRIS untuk mencegah pungli sekaligus memberi kepastian tarif bagi wisatawan.
Nusa Penida menerapkan Smart Microgrid yang mengintegrasikan PLTS, BESS, dan PLTD untuk mengoptimalkan energi terbarukan.
Kredit perbankan tumbuh 13,58% pada Juli 2026, lebih cepat dari DPK 11,21% dan berpotensi menekan biaya dana serta NIM.