PILKADA 2015 : Koalisi di Bantul Tak Seirama

Foto ilustrasi pemungutan suara pemilihan umum (JIBI/Solopos - Antara)
25 Juli 2015 15:20 WIB Bantul Share :

Pilkada 2015 berjalan tak seirima untuk koalisi di Bantul.

Harianjogja.com, BANTUL-Pecahnya koalisi juga terjadi di Bantul. Anggota Koalisi Merah Putih (KMP) di Bantul tak seirama menyongsong pilkada.

Dua nama pasangan calon kepala daerah muncul menjelang pendaftaran. Saat ini, baru PDI Perjuangan yang telah memastikan mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk pilkada yang akan digelar pada 9 Desember mendatang. Pasangan itu adalah Sri Surya Widati dan Misbakhul Munir.

“Kami positif mengusung Bu Ida [sapaan akrab Sri Surya Widati] dan Pak Munir, kami akan mengarak keduanya saat pendaftaran nanti,” terang Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul Aryunadi.

Selain itu, muncul pula nama perwira polisi AKBP Suharsono yang selama ini santer digadang-gadang oleh KMP. Ia dikabarkan bakal dipasangkan dengan Ketua DPC PKB Bantul Abdul Halim Muslih. Di tingkat nasional, PKB merupakan bagian dari KIH.

Kabar pengusungan Suharsono-Abdul Halim Muslih melalui duet Gerindra-PKB diungkapkan Ketua Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah dari DPC Gerindra Bantul Heru Sumaretno. Ia mengklaim, surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra tentang pengusungan Suharsono sebagai calon bupati dari Gerindra yang berpasangan dengan tokoh PKB segera turun.

“Kami sepakat berkoalisi dengan PKB, kami akan mendaftarkan pasangan calon pada 27 atau 28 Juli nanti,” ujar Heru, Jumat (24/72/1050.

Terpisah, Ketua KMP DIY Nazarudin malah tidak yakin dengan klaim Heru Sumaretno. Menurutnya KMP telah sepakat tidak mengajukan pasangan calon kepala daerah di Pilkada Bantul agar pemilihan ditunda. “Kami sudah sampaikan ke KMP Pusat bahwa kondisi di Bantul tidak memungkinkan bagi kami mendaftarkan calon bupati,” jelas
Nazarudin.

Indikasi tidak utuhnya suara di tubuh KMP juga terungkap dari pernyataan anggota Fraksi PKS DPRD Bantul Setiya. PKS merupakan mitra koalisi Gerindra di KMP. “Saya tidak yakin [Gerindra mendaftarkan calon], tunggu saja nanti,” ungkap Setiya.