PENCURIAN JOGJA : Ini Ciri-ciri Pembobol Mesin Cetak Tiket Stasiun Lempuyangan

Ilustrasi tahanan (JIBI/Solopos/Antara - Dok.)
03 Februari 2016 06:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Pencurian Jogja terjadi di Stasiun Lempuyangan.

Harianjogja.com, JOGJA-Setidaknya 515 lembar tiket kereta api siap cetak dari mesin cetak tiket mandiri (CTM) di Stasiun Lempuyangan pada Senin (1/2/2016) dini hari, pukul 00.30 WIB. Kasus ini tengah diselidiki pihak yang berwenang.

Terkait peristiwa ini, Manager Humas PT.KAI Daerah Operasional 6 Jogja, Eko Budianto mengaku tidak mengetahui ihwal pencurian tiket di mesin CTM itu. Pihaknya telah melaporkan kejadian pembobolan tersebut ke polisi.

Kepala Polsek Danurejan, Komisaris Polisi Sukar, saat ditemui di kantornya, mengatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dua kali di lokasi kejadian. Olah TKP dilakukan aparat Polsek Danurejan dan Polresta Jogja.

“Masih kita kita lidik [selidiki pelakunya],” kata dia, Selasa (2/1/2016)

Sukar mengaku sudah minta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk memeriksa kamera pengintai atau CCTV yang ada di Stasiun Lempuyangan.  Sementara salah satu anggota polisi yang ikut menyelidiki kasus tersebut menjelaskan, dalam CCTV, terlihat ciri-ciri pelaku adalah laki-laki berperawakan gemuk, mengenakan celana pendek. Pelaku juga terlihat santai dalam melakukan aksinya.

Namun, sejumlah saksi yang bekerja di Stasiun Lempuyangan, tidak ada yang mengenali wajah pelaku yang terekam CCTV tersebut.

Adapun PT.KAI Daerah Operasional 6 Jogja mengimbau masyarakat untuk tidak membeli tiket dari orang lain, kecuali dari agen resmi.