KAMPUNG KB : Jumlah Anak Meningkat, Lima Kampung DIY Dijadikan Kampung KB

03 Februari 2016 19:20 WIB Jogja Share :

Kampung KB di Kota Jogja tahun ini akan dicanangkan di lima kampung
Harianjogja.com, JOGJA -- Lima kampung di DIY dijadikan Kampung Keluarga Berencana (KB). Pencanangan ini dipicu semakin merosotnya semangat untuk ber-KB di kalangan masyarakat.

Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY Evi Ratnawati mengatakan dalam lima tahun terakhir terjadi peningkatan rata-rata kelahiran di kalangan wanita usia profuktif di lingkungan DIY. Dari sebelumnya berata-rata 1,8, kini rata-ratanya meningkat menjadi 2,2. Artinya menurut Evi, ada pergeseran tren untuk memiliki anak lebih dari dua.

“Sekarang kan memang banyk pasangan di usia subur yang punya lebih dari dua anak, bisa tiga atau empat anak,” ujar dia.

Kondisi itu menurut Evi sebenarnya masih labih baik ketimbang daerah lain di Indonesia. Namun tetap saja angkanya sudah melampaui dua dan menjadi indikator stagnannya program dua anak yang digemborkan BKKBN.

Secara nasional kondisi serupa terjadi. Saat ini rerata jumlah anak pasangan usia subuh di Indonesia lebih besar dari 2,1. Bila kondisi ini terus belanjut, PBB memperkirakan pada 2050 jumlah penduduk Indonesia akan mencapai sekitar 318 juta jiwa. Dengan kata lain terjadi penambahan 100 juta penduduk hanya dalam kurun waktu 50 tahun.

Program Kampung KB yang dicanangkan serentak di berbagai daerah di Indonesia inipun menurut Evi menjadi langkah untuk menekan rerata jumlah anak dan mengendalikan populasi warga Indonesia agar tak sempai terjadi ledakan jumlah penduduk.

“Kriteria kampungnya kami pilih yang miskin, relatif kumuh dan memiliki kepadatan penduduk tinggi. Memang tidak serta merta di lokasi itu rata-rata memiliki anak banyak karena kami tidak hanya fokus ke jumlah anak,” papar dia.

Di DIY, lima kampung yang terpilih sebagai Kampung KB adalah Dusun Tegiri 2 Desa Hargowilis, Kokap, Kulonprogo, Dusun Jasem Desa Srimulyo Piyungan Bantul, Dusun Wonolagi desa Ngleri, Playen, Gunungkidul, Dsuun Malangrejo desa Wedomartani, Ngemplak Sleman serta RW 12 Prawirodirjan Gondomanan, Jogja.