LIPEG 2016 : Nova cs Unggul Tipis Atas Gunugkidul Selection

Roberto Kwateh (kanan) saat mengejar bola dari kaki pemain Gunungkidul selection dalam laga eksebisi Lipeg 2016 di Gelora Handayani. Jumat (12/2/2016). (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
13 Februari 2016 15:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Lipeg 2016 diselenggarakan di Gelora Handayani, Gunungkidul.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kesebelasan Nova Arianto cs berhasil menundukan Gunungkidul selection dengan skor 2-1 dalam laga eksebisi Liga Pelajar 2016 di Gelora Handayani, Jumat (12/2/2016). Goal-goal kemenangan itu dicetak Roberto Kwateh menit ke-54) dan Johan Arga menit 64, sedangkan gol Gunungkidul selection diceploskan Afri pada menit 58.

Peluit babak pertama dimulai, tim Nova cs yang dimotori Roberto Kwateh, Patricio Jimenez dan sejumlah pilar eks PSIM langsung mendominasi permainan. Namun peluang pertama justru didapatkan Gunungkidul selection melalui skema serangan balik di menit 10. Sayangnya sepakan yang dilesakan Bagus mampu ditepis kiper Arizoma sehingga menghasilkan tendangan sudut.

Tersentak dengan ancaman tersebut, tim Nova cs meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya Roberto Kwateh mendapatkan peluang untuk unggul. Sayangnya peluang yang terbuka lebar di menit ke-19 terbuang sia-sia karena upan dari sisi kanan lepas dari kontrolannya.

Tak lama, dia kembali mendapatkan peluang. Sayang tandukan yang ia lakukan masih melambung di atas mistar gawang. Babak pertama ditutup dengan kedudukan imbang dengan skor kacamata.

Laga babak kedua berjalan sembilan menit, Roberto Kwateh berhasil memecahkan kebuntuan hasil umpan dari sektor kanan pertahanan Gunungkidu selection, 1-0 untuk keunggulan Nova cs.

Tersentak dengan gol cepat itu, kesebelasan yang didominasi eks pemain Porda Gunungkidul berhasil menyamkan kedudukan di menit 58, melalui sontekan Afri. Usai skor penyama, tim Nova cs kembali meningkatkan tempo serangan.

Roberto benar-benar menjadi bintang lapangan dan menjadi motor serangan. Beberapa peluang berhasil ia peroleh, namun semuanya terbuang percuma. Salah satunya sepakan penalti di menit 62 melambung jauh di atas mistar gawang yang dijaga Purwanto.

Tekanan yang bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil. Di menit 64, Johan Arga membawa tim unggul 2-1 melalui sontekan pelan nan terarah. Lesakan gol itu menutup laga, karena hingga wasit meniup peluit panjang babak kedua berakhir, skor itu tidak berubah.

Usai laga, Nova Arianto, Roberto Kwateh dan Patricio Jiminez dirubung sejumlah penonton yang ingin melakukan poto bareng. Ketiga pemain itu terlihat begitu ramah melayani permintaan penonton.

Saat ditemui usai laga, Nova mengapresiasi pola permainan yang diperagakan oleh Bagus cs. Dia pun menyarankan agar kesebelasan tersebut terus berlatih dan melakukan introspeksi diri agar kemampuan yang dimiliki bisa terus bertambah kuat.

“Saya kira mereka sudah bermain bagus, buktinya mereka bisa memberikan perlawanan yang baik,” kata Nova, kemarin.

Di samping memberikan pujian kepada pemain Gunungkidul selection, Nova juga berharap kisruh di persepakbolaan nasional bisa diakhiri. Tujuannya agar kompetisi berjalan, karena pertandingan itu dibutuhkan salah satunya untuk meningkatkan potensi yang dimiliki.

“Tanpa ada liga, potensi yang dimiliki tidak akan teruji. Jadi saya harap kisruh yang ada bisa segera di akhiri,” ungkap pemain yang dikenal dengan selebrasi suster ngesot itu.

Rencananya hari ini akan diselenggarakan final Lipeg 2016. Di partai puncak akan mempertemukan juara bertahan SMA Negeri 1 Tanjungsari melawan kesebelasan SMK Negeri 2 Wonosari.