PAMERAN SENI JOGJA : UNY Pamerkan 72 Kriya Karya Mahasiswa

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kriya, Imanuel Wikandaru saat menatah gantungan kunci kulit miliknya dalam pameran kriya di Gedung Griya Seni FBS UNY, Senin (15/2 - 2016). (Istimewa)
16 Februari 2016 11:20 WIB Jogja Share :

Pameran seni Jogja digelar di UNY memamerkan 72 karya seni mahasiswa

Harianjogja.com, SLEMAN – Sebanyak 72 karya dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Kriya dipamerkan selama tiga hari di Gedung Griya Seni Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Yogyakarat (FBS UNY). Pameran ini berlangsung Senin (15/2/2016) hingga Rabu (17/2/2016).

Salah satu peserta pameran, Neng Sa’adah mengatakan kali ini dirinya mengangkat kriya batik. Rupanya baju batik yang dia pamerkan sudah menjadi contoh pesanan dari salah satu perusahaan batu bara di Sumatera Selatan.

“Saya awalnya hanya coba-coba saja tawarkan konsep batik, ternyat diterima. Yang saya pamerkan ini sebenarnya sudah contoh pesanan perusahaan,” kata Neng di sela-sela acara pembukaan, Senin (15/2/2016).

Gadis asal Palembang ini membuat batik dengan nuansa batu bara yang cukup unik. Dia seolah ingin menerjemahkan batu bara menjadi sebuah lukisan dalam kain batik.

“Awalnya iseng-iseng, membuat batik yang di luar biasanya. Ternyata hasil iseng-iseng itu malah karya saya disukai. Saat ini saya ingin kembangkan batik ke beberapa konsep lainnya juga, tidak hanya motif batu bara tapi motif alam,” jelas Neng.

Peserta pameran yang lain, Imanuel Wikandaru telihat sibuk menyelesaikan dompet kulit yang dia tatah untuk memunculkan motif. “Ini saya kembangkan sendiri. Harapannya bisa diterima di pasar,” jelasnya.

Dekan FBS UNY, Widyastuti Purbani mengatakan pameran kali ini mengangkat tema “Nuansa Kriya Nusantara”. Pameran ini diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Kriya angkatan 2012.

“Dengan pameran ini kami berharap mahasiswa nantinya bisa bersaing, khususnya dalam era Masyarakat Ekonomi Asean. Sebab pameran ini akan memunculkan karya mahasiswa yang bisa dijual nantinya,” kata Widyastuti.

Widyastuti menmabahkan Negara Thailand punya pasar kerajinan yang sulit ditembus oleh pengrajin dari Indonesia. Makanya diharapkan dengan pameran ini mahasiswa bisa tertantang untuk menghasilkan karya yang berkelas dan ke depannya layak bersaing dengan negara lain.

Ketua Program Studi Pendidikan Kriya, I Ketut Sunarya mengatakan pameran ini merupakan implementasi mata kuliah pilihan Kriya III yang di dalamnya, meliputi kriya batik, kayu, keramik, kulit dan logam.