JARING ASPIRASI DPR RI : Titiek Ajak Warga Amalkan Pancasila

28 Februari 2016 19:50 WIB Sunartono Sleman Share :

Jaring aspirasi DPR RI digelar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau dikenal Titiek Soeharto di Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN - Lunturnya pemahaman dan pengamalan masyarakat tentang dasar negara Pancasila membuat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau dikenal Titiek Soeharto terjun ke akar rumput untuk mensosialisasikannya.

Titik menggelar sosialisasi itu melalui rapat dengar pendapat dengan masyarakat (RDPM) dan jaring aspirasi di Balai Desa Margokaton, Seyegan, Sleman, Sabtu (27/2/2016).

Acara yang sekaligus sebagai media penjaringan aspirasi itu bertemakan, menjaga dan mempertegas Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup, dihadiri sedikitnya 200 peserta. Terdiri atas seluruh Muspika Seyegan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), Karangtaruna serta kelompok tani dan tim penggerak PKK.

Titiek yang juga anggota MPR RI itu mengatakan, pancasila merupakan dasar Negara Republik Indonesia sekaligus pedoman hidup dalam berbangsa. Oleh sebab itu, jika pemahaman dan pengamalan nilai Pancasila dilakukan dengan baik maka akan berpengaruh pada kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Semakin baik pemahaman dan pengamalan Pancasila, maka semakin baik pula nilai serta kualitas hidup berbangsa kita, begitu juga sebaliknya," tegas politisi partai berlambang beringin ini, Sabtu (27/2/2016).

Ia mengingatkan, agar generasi muda Indonesia jangan lupa dengan jati dirinya, berupa konsep nilai luhur Pancasila. Sehingga Pancasila menjadi penting untuk dihayati dan ditanamkan ke generasi penerus bangsa.

Terkait hal itu, Titiek menyatakan pentingnya melakukan konsolidasi dari pusat sampai daerah untuk membentuk sebuah rencana strategis jangka panjang. "Seperti halnya model GBHN [Garis-garis Besar Haluan Negara]," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Saifuddin Ketua Pelaksana RPDM menambahkan, semakin menurunnya kadar pemahaman dan penghayatan masyarakat terhadap pilar kebangsaan khususnya Pancasila membuat kegiatan serupa sangat penting digelar. "Agar masyarakat selalu berpedoman dengan Pancasila," kata dia.