MAHASISWA BERPRESTASI : Gara-gara Kursi, Mahasiswa UMY Masuk Wirausaha Muda Mandiri

Tim berrybeanbag (JIBI/Harian Jogja - dok. Humas UMY)
04 Maret 2016 00:20 WIB Mediani Dyah Natalia Bantul Share :

Mahasiswa berprestasi dari UMY yang berkolaborasi dengan alumni kampus lain.

Harianjogja.com, BANTUL-Sofa tanpa rangka atau berrybeanbag karya mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2012 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY),  menyabet gelar juara pertama pada Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2015 regional 7 Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Atas kemenangan ini, tim maju dalam WMM tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 4- 10 Maret 2016 mendatang mewakili Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Kami berhasil mewakili regional Yogyakarta dan Jawa Tengah kategori kreatif mahasiswa, dan nantinya akan melawan 11 perwakilan regional se Indonesia pada acara puncak WMM di Graha Sabha Pramana UGM,” kata Ayu Mulianti, yang menjadi salah satu pencetus ide pembuatan sofa tanpa rangka.

Tim berrybeanbag bukan hanya terdiri dari mahasiswa UMY, melainkan juga alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII). Para anggota tersebut yaitu Ayu Mulianti, Athina Rokhmah yang keduanya mahasiswi jurusan PBI UMY 2012, Agus Ismail alumnus Ilmu Komputer UGM, serta Faushan Gilang alumnus Manajemen Internasional UII.

Dikutip dari rilis yang Harianjogja.com, terima Kamis (3/3/3016), Ayu mengatakan ide usaha ini berawal dari tugas kuliah Ayu dan Athina mengenai pembuatan proposal usaha untuk Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 2013.

"Berawal dari tugas kuliah kewirausahaan, saya mencoba untuk membuat sebuah karya yang belum banyak diketahui oleh masyarakat Jogja, apalagi Jawa Tengah. Sofa tanpa rangka dengan bahan yang berisi EPS (Expanded Polyester Foam, red) baru ada di Bali dan Jakarta,” ujarnya.

Ayu menambahkan, ide pembuatan sofa tanpa rangka dengan bahan dasar yang lebih ringan dari sofa lain, yang belum banyak diketahui tersebut mengantarkan berrybeanbag menjadi salah satu penerima dana hibah PKM- K (Program Kreatifitas Mahasiswa –Kewirausahaan) 2013.

“Dana hibah dari PKM-K di tahun 2013 sebesar Rp11 juta, menjadi modal awal merintis usaha berrybeanbag. Kami juga menjadi salah satu pemenang dalam Student Entrepreneur Business Incubator (SEBI, red) UMY yang bekerjasama dengan Kementrian Koperasi di tahun 2015,” tambahnya.

Dalam pemasarannya, Ayu kembali mengatakan berrybeanbag menggunakan strategi pemasaran secara online maupun offline untuk menjangkau konsumen di dalam negeri hingga ke mancanegara.  Website online yang digunakan sebagai pemasaran berrybeanbag yaitu berry.beanbag.id.

“Dalam dunia bisnis kami harus totalitas, website yang kami gunakan pun website resmi berbayar agar masyarakat lebih percaya dengan produk kami. Alhamdulillah, produk kami mendapat pesanan hingga Negara Maldives untuk kebutuhan resort di Maldives,” kata ayu.

Pemasaran offline, dilakukan dengan cara bekerjasama dengan kafe dan berbagai Event Organizer sebagai property acara. Sejak kali pertama produk berrybeanbag dipasarkan, Ayu mengaku telah menjual hingga 700 unit beanbag dan berhasil mendapat omzet lebih dari Rp300 juta. Keberhasilan penjualan inilah yang membuat yakin dewan juri memilih berrybeanbag menuju WMM pada tanggal 8 Maret 2016 dengan menghadirkan keynote spreaker Presiden RI, Joko Widodo.