Waspada Luka Diabetes, Risiko Amputasi Meningkat Jika Imun Buruk
Riset RSUP Sardjito menemukan skor PNI dapat membantu mendeteksi risiko amputasi pada pasien luka kaki diabetes terinfeksi.
Sejumlah warga melakukan aksi demo di Halaman Balai Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman, Kamis (10/3/2016). Mereka menuntut mundur Kades karena diduga melakukan tindak asusila. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Asusila Sleman diduga dilakukan seorang Kades.
Harianjogja.com, SLEMAN - Kepala Desa (Kades) Sendangrejo Kecamatan Minggir Sleman akhirnya angkat bicara terkait tuduhan dugaan perselingkuhan dan korupsi yang dilakukan selama menjabat oleh warga yang melakukan aksi demonstrasi.
Kades bernama Catur Tri Suwanti itu mengaku hanya kebetulan bertemu dengan seorang Kades asal Kulonprogo di sebuah tempat di Magelang. Bantahan Catur itu disampaikan kepada sejumlah awak media, Jumat (11/3/2016) pagi.
(Baca Juga :http://www.harianjogja.com/baca/2016/03/10/asusila-sleman-diduga-selingkuh-kades-dituntut-mundur-699561"> ASUSILA SLEMAN : Diduga Selingkuh, Kades Dituntut Mundur)
Sebelumnya, sejumlah warga melakukan aksi demonstrasi di Halaman Balai Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman, Kamis (10/3/2016) pagi. Mereka membeberkan dugaan keterlibatan perselingkuhan Kepala Desa (Kades) Sendangrejo Catur Tri Suwanti dengan oknum Kades di Kulonprogo. Demonstrasi yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Sendangrejo ini menuntut Kades turun dari jabatannya.
Catur Tri Suwanti menyatakan, tuduhan warga yang berdemonstrasi dengan membeberkan dirinya selingkuh dinilai hanya karena kesalahpahaman. Ia mengakui memang secara kebetulan bertemu dengan Kades asal Kulonprogo di kawasan Borobudur untuk mengunjungi acara Festival Durian pada Sabtu (5/3/2016).
Dalam suatu perjalanan itu kemudian terjadi hujan deras dan berteduh di suatu tempat. Saat berteduh itu dirinya memang duduk berdampingan dengan Kades tersebut. Ia membantah jika memiliki hubungan spesial dengan Kades tersebut.
"Saya duduk berdampingan itu dikira selingkuh, ini hanya salah paham saja, ketemunya juga kebetulan," tegasnya, Jumat (11/3/2016) pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset RSUP Sardjito menemukan skor PNI dapat membantu mendeteksi risiko amputasi pada pasien luka kaki diabetes terinfeksi.
PSIM Jogja resmi memperpanjang kontrak Cahya Supriadi usai tampil impresif dengan 107 penyelamatan di musim 2025/2026.
Panen kopi Temanggung 2026 turun hingga 60 persen akibat cuaca ekstrem saat pembungaan. Meski produksi menurun, harga cherry arabika naik hingga Rp22.000 per k
NIK tidak terdaftar saat cek PIP 2026? Simak penyebab, cara mengatasi, serta langkah yang harus dilakukan orang tua agar bantuan pendidikan tetap bisa diproses.
Pengadaan motor listrik untuk program MBG menjadi sorotan setelah harga Emmo JVX GT dan JVH Max mencapai hampir Rp50 juta per unit. Berikut spesifikasi dan perb
Pemkab Sleman siap mengeksekusi rekomendasi pakar untuk menangani fenomena api di Seyegan. UGM menemukan anomali gas hidrogen yang diduga terkait limbah organik