BUS SEKOLAH : Armada Kurang, Pemkab Bantul Ajukan Bantul Bus

Sabtu, 02 April 2016 04:20 WIB
BUS SEKOLAH : Armada Kurang, Pemkab Bantul Ajukan Bantul Bus

Ilustrasi Antara/Musyawir RASKIN--Siswa pulang sekolah sambil mengusung beras untuk keluarga miskin (Raskin) di Desa Alastlogo, Lekok, Pasuruan, Jatim, Senin (23/8). Bulog Subdivre Malang mendistribusikan Raskin ke desa-desa. SOLOPOS 24 AGUST 2010 HAL 2 UMUM

Bus sekolah di Bantul masih perlu banyak armada.

Harianjogja.com, BANTUL- Bantuan Pemerintah Pusat berupa sebuah bus sekolah belum dapat dipergunakan. Pasalnya luas wilayah Kabupaten Bantul dan jumlah siswanya masih terlampau banyak dan tersebur.

Kepada Dinas Perhubungan Bantul Suwito mengatakan dibanding daerah kota sendiri memang wilayah-wilayah daerah pinggiran dan perbatasan memang  siswa-siswa disana yang lebih membutuhkan akses bus untuk kesekolah, meskipun demikian untuk para pelajar di daerah kota juga harus diberi fasilitas yang sama agar tidak terjadi kecemburuan.

“Pelajar yang paling membutuhkan ya yang berada di wilayah pinggiran,” katanya, Senin (28/3/2016)

Untuk saat ini Dishub Kabupaten Bantul masih terus mengusahakan untuk bantuan bus lagi, pihaknya telah beberapa kali melakukan pengajuan tambahan bus. Pemerintah Pusat juga telah meminta Dishub untuk memberikan kajian terkait dengan peta wilayah Bantul yang masih belum tercover angkutan umum sehingga layak untuk disediakan bus sekolah.

“Saat ini kami sedang membuat kajian tersebut, secepatnya akan selesai kemudian akan kita kirim,”katanya

Bantuan bus tersebut diperkirakan disetujui pada 2017 dan kemungkinan baru dapat dioperasikan pada 2018.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online