NELAYAN PANTAI SELATAN : Nelayan Sadeng Tunggu Surat Izin Kapal 7 Gross Ton

Rabu, 06 April 2016 22:20 WIB
NELAYAN PANTAI SELATAN : Nelayan Sadeng Tunggu Surat Izin Kapal 7 Gross Ton

Bisnis/Alby Albahi Sejumlah kapal bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta ,Senin(17/12). Kapal berbendera Merah Putih yang melayani pelayaran internasional mulai mengalihkan pendaftaran kepemilikan kapalnya di Singapura untuk menggunakan bendera kapal asing guna menghindari sanksi internasional dikarenakan hingga saat ini Pemerintah RI belum juga meratifikasi aturan mengenai ship manning agency dan ratifikasi Maritime Labour Convention (MLC) atau konvensi pekerja maritim.

Nelayan pantai selatan di Gunungkidul menunggu pengoperasian kapal berbobot 7 gross ton

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Nelayan Pantai Sadeng saat ini sedang menunggu terkabulnya surat ijin pengoprasian kapal berbobot 7 gross ton (GT) ke atas dari dinas perhubungan laut di Cilacap.

Selama ini 60an kapal 7 GT yang berada di Pantai Sadeng masih mennggunakan perizinan kapal 6 GT yang tentunya menyalahi aturan, karena surat izin tidak sesuai dengan ukuran kapal, sehingga mau tak mau harus mengurus perizinan kembali.

Ketua kelompok nelayan pantai Sadeng, Sarpan, mengungkapkan  untuk pengurusan surat izin harus dilakukan di Dinas perhubungan Laut di Cilacap, karena saat ini Jogja sendiri belum memiliki Dinas Perhubungan Laut sehingga tidak dapat mengeluarkan dokumen kapal/ surat kapal berbobot dibawah 30 GT.

“Kalau Jogja nantinya direkomendasikan pusat dapat mengeluarkan surat izin, mungkin akan lebih enak pengurusannya,” kata dia, Selasa (5/4/2016).

Dokumen tersebut terdiri dari empat buah surat yakni surat ukur, surat kelaikan, gross akta, dan pass besar. Sarpan mengaku baru mengurusnya pada 29 Maret lalu, namun pihaknya belum mendapatkan keterangan dan kepastian lanjutan kapan dokumen kapal akan selesai diurus.

“Kemarin dapat informasi, katanya dokumen sedang diurus, tapi belum pasti waktunya. Kami menunggu saja,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online