PENATAAN MALIOBORO : Berbau Tak Sedap, Aksi Bersih-bersih Dilakukan

Sabtu, 16 April 2016 03:20 WIB
PENATAAN MALIOBORO : Berbau Tak Sedap, Aksi Bersih-bersih Dilakukan

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Warga dan wisatwan berjalan di samping karya instalasi dalam pameran instalasi seni daur ulang di jalan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (05/06/2015). Sejumlah karya seni instalasi yang dipasang di sepanjang jalan malioboro itu merupakan merupakan rangkaian acara Festival Budaya Ruwahan Apeman Malioboro#VI 2015 yang akan berlangsung 5 Juni-10Juli 2015.

Penataan Malioboro dilakukan bertahap.

Harianjogja.com, JOGJA – Lama tak ada progres pembangunan revitalisasi Malioboro, UPT Malioboro dan Dinas Pariwisata DIY menggelar aksi bersih-bersih Malioboro. Aksi ini sekaligus menjawab kritik masyarakat yang merasakan bau tak sedap di sepanjang Malioboro.

Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh Jumat (15/4/2016) mengatakan kerja bakti yang diiktui ratusan pelaku wisata ini merupakan program pengisi sembari menunggu dilakukannya pekerjaan fisik terhadap trotoar sisi timur Malioboro. Dia mengatakan sejak tanggal 4 secara administrasi proses pengerjaan utnuk revitaslisasi sudah berlangsung, tetapi belum menyentuh proyek fisik.

“Ini jadi pekerjaan jangka pendeklah, setelah relokasi kita bersihkan agar wisatawan nyaman,” kata dia.

Syarif mengakui setelah steril dari parkir wisatawan masih banyak yang mengeluhkan aroma tak sedap di sekitar trotoar. Karena itu mereka bersama BLH juga mengepel trotoar untuk menghilangkan bau tak sedap serta membuatnya tampak lebih bersih dan rapi.

“Mumpun padhang (cerah) kita bersih-bersih. Ini kepedulian kami saja untuk merespon keluhan wisatawan,” imbuh Syarif.

Dalam aksi bersih-bersih itu, sejumlah relawan dari Perhimpunan Hotel Republik Indonesia, komunitas Kelompok sadar Wisata dan komunitas PKL Malioboro ikut turun tangan. Dimas-Diajeng DIY juga tak ketinggalan ikut merapikan kawasan Malioboro.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online