Advertisement

PKL UGM Dilarang Berjualan Saat Ramadan, LBH Sebut UGM Seharusnya Melindungi

Mediani Dyah Natalia
Rabu, 01 Juni 2016 - 06:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PKL UGM Dilarang Berjualan Saat Ramadan, LBH Sebut UGM Seharusnya Melindungi

Advertisement

PKL UGM bersikukuh berjualan.

Harianjogja.com, JOGJA - Pedagang kaki lima di kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan akan tetap berjualan di sepanjang Jalan Olahraga-Jalan Notonogoro saat ramadan.

Advertisement

Anggota LBH Jogja Yogi Zulfadhli mengatakan lembaganya dalam waktu dekat akan mengajukan audiensi dengan rektorat UGM untuk klarifikasi terkait pengaduan para PKL UGM tersebut.

Menurut dia, setiap warga negara berhak menjalankan pekerjaan sesuai dengan kapasitas yang dimiliki. Pihak UGM, kata dia, sebagai bagian dari negara yang wajib melindungi pedagang untuk mendapatkan hak atas ekonomi.

Ia berharap pelarangan berjualan dari UGM itu dicabut.

“Karena ada pelanggaran atas hak ekonomi bagi PKL,” tegas Yogi, di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogja, Selasa (31/5/2016).

Penataan UGM

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokoler UGM Iva Ariani saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya pelarangan berjualan di sepanjang Jalan Olahraga-Jalan Notonegoro.

“Itu terkait penataan,” ujarnya.

Namun, Iva tidak menjelaskan lebih lanjut soal rencana penataan tersebut. Ia akan mempertanyakan lebih dahulu ke Bidang SDM dan Aset UGM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korlantas Polri Resmi Berlakukan One Way Nasional Tol Trans Jawa

Korlantas Polri Resmi Berlakukan One Way Nasional Tol Trans Jawa

News
| Rabu, 18 Maret 2026, 11:47 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement