Penampakan Ruko di Solo Baru yang Jadi Markas Penipuan Internasional
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Gelombang tinggi pantai selatan diprediksi masih berlangsung hingga tiga hari ke depan
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi gelombang tinggi di pesisir selatan yang terjadi pada Rabu (8/6/2016) masih akan terjadi dalam tiga hari ke depan.
Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY Joko Budiono menjelaskan BMKG membuat prediksi per minggu.
"Seminggu ini kondisinya masih seperti ini sehingga diharapkan masyarakat di pesisir waspada dan siaga karena gelombang masih cukup tinggi," katanya, Rabu (8/6/2016).
Bahkan, katanya, ombak besar dengan energi besar seperti yang berlangsung pagi ini, yang merupakan puncak pasang, masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.
Mengingat gelombang cukup tinggi, lanjutnya, masyarakat harus waspada terutama kalau pergerakan angin mulai kencang. "Terutama untuk nelayan kecil karena gelombang tinggi riskan untuk kapal kecil dibandingkan kapal besar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
KCIC memprediksi penumpang Whoosh naik 15% saat libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, dengan okupansi mencapai lebih dari 80%.
Fenomena api misterius di Seyegan, Sleman, diduga dipicu gas metana. FT UGM merekomendasikan pemasangan blower dan perbaikan sirkulasi udara.
Blackout Sumatra menjadi sorotan. ITB menilai variabilitas cuaca akibat perubahan iklim menambah tantangan stabilitas sistem listrik modern.
KPP Pratama Bantul menyita tiga kendaraan operasional milik perusahaan dengan tunggakan pajak Rp17 miliar setelah proses penagihan sesuai aturan.
JTT mencatat 149.389 kendaraan melintas GT Cikampek Utama saat libur Idul Adha, naik 32% dibanding kondisi normal.