Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.930 per Dolar AS
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Gelombang tinggi pantai selatan diprediksi masih berlangsung hingga tiga hari ke depan
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi gelombang tinggi di pesisir selatan yang terjadi pada Rabu (8/6/2016) masih akan terjadi dalam tiga hari ke depan.
Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY Joko Budiono menjelaskan BMKG membuat prediksi per minggu.
"Seminggu ini kondisinya masih seperti ini sehingga diharapkan masyarakat di pesisir waspada dan siaga karena gelombang masih cukup tinggi," katanya, Rabu (8/6/2016).
Bahkan, katanya, ombak besar dengan energi besar seperti yang berlangsung pagi ini, yang merupakan puncak pasang, masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.
Mengingat gelombang cukup tinggi, lanjutnya, masyarakat harus waspada terutama kalau pergerakan angin mulai kencang. "Terutama untuk nelayan kecil karena gelombang tinggi riskan untuk kapal kecil dibandingkan kapal besar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Sebanyak 12.176 titik panas terdeteksi di Indonesia. Karhutla membakar ratusan rumah di Bangka Selatan dan membuat udara Jambi berbahaya.
Framingham Risk Score membantu memperkirakan risiko penyakit jantung dan stroke dalam 10 tahun. Kenali faktor risiko dan pentingnya MCU.
Pit Lane Walk MotoGP Mandalika 2026 dipadati penonton yang ingin melihat motor balap, garasi tim, serta pembalap seperti Marc Márquez.
Pemerintah mematangkan kelembagaan BRAN, termasuk pembagian tugas, kewenangan, dan koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk menangani konflik agraria.
Bus Mercedes-Benz menabrak truk bermuatan manisan mangga di Tol Semarang-Solo KM 431,6. Muatan tumpah dan sempat memicu kemacetan.