Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Makanan berbahaya ditemukan saat sidak di sejumlah toko di Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY melakukan inspeksi mendadak di delapan toko/swalayan yang berada di Gunungkidul. Dalam sidak tersebut ditemukan sejumlah produk dalam kondisi kemasan rusak dan kadaluarsa.
Kepala seksi layanan informasi konsumen BBPOM DIY, Soesie Istyorini mengungkapkan dalam sidak yang dilakukan oleh tim ditemukan 15 item dengan jumlah 20 pieces (pcs) mengalami rusak kemasan. Selain itu 19 item dengan jumlah 30 pcs ditemukan telah kadaluarsa.
Hal tersebut dikatakannya akan membahayakan konsumen karena produk tidak layak. Kerusakan kemasan mayoritas terjadi pada produk biskuit, minuman kaleng, susu kental manis. Sedangkan kadaluarsa ditemukan pada produk sarden.
"Seperti kemasan kaleng ternyata banyak yang penyok. Padahal kalau penyok akan mempengaruhi isinya, karena kemungkinan yang di dalam berkarat," kata dia.
Dari delapan toko/swalayan yang disidak, dua toko/swalayan tidak ditemukan pelanggaran produk. Di enam toko/swalayan lainnya, selain kemasan rusak dan produk kadaluarsa pihaknya pun menemukan sejumlah produk yang tidak memenuhi ketentuan label. Terdapat 3 item dengan 18 pcs yang berhasil disisir oleh tim.
"Beberapa tidak memenuhi syarat label. Seperti teh ini, tulisan pada kemasan mengarah pada klaim khasiat/obat. Sedangkan yang tertera pada kemasan yakni nomor izin untuk produk panganan, ini tidak benar," jelasnya.
Pada Ramadhan dan jelang lebaran seperti saat ini permintaan konsumen terhadap produk pangan semakin meningkat. Sehingga dikhawatirkan akan muncul produk lamaa yang dipaksakan keluar demi memenuhi permintaan konsumen.
Isty berharap agar masyarakat lebih cerdas dan paham serta selektif dalam memilih barang yang akan dibeli. Tak hanya pembeli, namun juga pemilik toko agar tidak menerima barang yang diluar ketentuan. Selanjutnya, pihaknya akan menindak produsen dan berkoordinasi dengan dinas kesehatan sebagai pihak yang mengeluarkan izin edar pangan.
"Lebih teliti dengan melihat kemasan, cek izin edar, dan yang terpenting adalah tanggal kadaluarsa," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.