Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Gelombang tinggi di Pantai Drini saat Rabu (8/6/2016) malam. (JIBI/Harian Jogja/dok. SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II Gunungkidul)
Gelombang tinggi Pantai Selatan masih perlu diwaspadai
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengerahkan seluruh anggota dan Tim Reaksi Cepat (TRC) paska-gempuran ombak gelombang tinggi di sepanjang pesisir laut selatan. Seluruhnya diterjunkan untuk membantu warga, seperti membersihkan puing gazebo yang porak poranda sejak gelombang tinggi pada Rabu (8/6/2016).
Kepala BPBD Gunungkidul, Budhi Harjo saat ditemui di posko SAR pantai Baron mengatakan sebanyak 16 orang anggota disiagakan untuk mengantisipasi datangnya gelombang tinggi yang menyusul pada Kamis (9/6/2016) siang.
"Gelombang tinggi puncaknya kamis (9/6/2016) siang, kami siaga dan tersebar di titik pantai untuk berjaga," kata dia, kamis (9/6/2016).
Pihaknya pun meminta masyarakat agar terus siaga tehadap tingginya gelombang. Namun, menurutnya warga pun sudah memahami apa yang harus mereka lakukan menghadapi gelombang pasang seperti saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.