Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.930 per Dolar AS
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Gelombang tinggi di Pantai Drini saat Rabu (8/6/2016) malam. (JIBI/Harian Jogja/dok. SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II Gunungkidul)
Gelombang tinggi Pantai Selatan masih perlu diwaspadai
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengerahkan seluruh anggota dan Tim Reaksi Cepat (TRC) paska-gempuran ombak gelombang tinggi di sepanjang pesisir laut selatan. Seluruhnya diterjunkan untuk membantu warga, seperti membersihkan puing gazebo yang porak poranda sejak gelombang tinggi pada Rabu (8/6/2016).
Kepala BPBD Gunungkidul, Budhi Harjo saat ditemui di posko SAR pantai Baron mengatakan sebanyak 16 orang anggota disiagakan untuk mengantisipasi datangnya gelombang tinggi yang menyusul pada Kamis (9/6/2016) siang.
"Gelombang tinggi puncaknya kamis (9/6/2016) siang, kami siaga dan tersebar di titik pantai untuk berjaga," kata dia, kamis (9/6/2016).
Pihaknya pun meminta masyarakat agar terus siaga tehadap tingginya gelombang. Namun, menurutnya warga pun sudah memahami apa yang harus mereka lakukan menghadapi gelombang pasang seperti saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Sebanyak 12.176 titik panas terdeteksi di Indonesia. Karhutla membakar ratusan rumah di Bangka Selatan dan membuat udara Jambi berbahaya.
Framingham Risk Score membantu memperkirakan risiko penyakit jantung dan stroke dalam 10 tahun. Kenali faktor risiko dan pentingnya MCU.
Pit Lane Walk MotoGP Mandalika 2026 dipadati penonton yang ingin melihat motor balap, garasi tim, serta pembalap seperti Marc Márquez.
Pemerintah mematangkan kelembagaan BRAN, termasuk pembagian tugas, kewenangan, dan koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk menangani konflik agraria.
Bus Mercedes-Benz menabrak truk bermuatan manisan mangga di Tol Semarang-Solo KM 431,6. Muatan tumpah dan sempat memicu kemacetan.