Satpol PP Solo Sita 34 Botol Miras Tak Berizin Saat Razia Malam
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Tim Harian Jogja mengunjungi kantor Bupati Gunungkidul, Jumat (2/9/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Pemkab Gunungkidul terus mengupayakan promosi wisata daerah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gunungkidul terus meningkat seiring berkembangnya sektor pariwisata. Salah satu pemicunya yakni dari beberapa objek wisata baru yang terus muncul dan berdampak pada pendapatan asli daerah Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan dalam waktu enam tahun terakhir pariwisata menjadi sektor yang paling banyak menghasilkan pendapatan di Gunungkidul. Wisatawan yang terus bertambah di Gunungkidul, terutama saat musim liburan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata menjadi hal yang tak ia sangka-sangka.
"Kita tidak mengira Kabupaten Gunungkidul terus mengalami ledakan kunjungan wisatawan," kata Badingah saat jajaran pimpinan Harian Jogja berkunjung ke Kantor Bupati Gunungkidul, Jumat (2/9/2016).
Badingah melanjutkan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat Gunungkidul, pihaknya terus berupaya untuk menggali potensi di bidang pariwisata. Menurutnya, saat ini tidak mudah untuk mengubah pola kebiasaan masyarakat yang sebelumnya berprofesi di bidang pertanian kemudian beralih ke bidang pariwisata. Beberapa hal perlu dipersiapkan salah satunya yakni mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar kuat secara mental maupun spritual.
Ia melanjutkan, selama ini Gunungkidul masih kurang melakukan ekspose ke masyarakat luas. Sehingga kekayaan potensi yang ada di Gunungkidul belum seluruhnya diketahui publik. Untuk itu ia pun mengapresiasi peran media massa yang kini telah mulai sedikit demi sedikit turut menyoroti potensi-potensi yang ada di Gunungkidul.
"Sehingga, dengan adanya ekspos akan membantu pemerintah Gunungkidul untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan desa dalam mengembangkan potensi masing-masing," ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mengembangkan sektor pariwisata. Menurutnya pun, saat ini fokus wisata di Jogja telah bergeser ke wilayah selatan. Sehingga hal tersebut menjadi peluang yang cukup besar untuk Kabupaten Gunungkidul membuka kesempatan pada masyarakat umum mengenal wilayah yang menjadi kabupaten terluas di DIY tersebut.
"Masyarakat saat ini rela datang jauh-jauh dari berbagai daerah untuk menikmati wisata alam Gunungkidul," kata dia.
Anton pun menyampaikan pihaknya bersedia untuk menyambung kerjasama yang akan diintensifkan dalam hal pemberitaan. melalui rubrik yang konsen dalam pengembangan wisata dan memuat program-program inspiratif di Gunungkidul supaya dapat diinformasikan kepada publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
KA Prameks Jogja–Kutoarjo tambah jadwal 27 Mei–1 Juni 2026 saat libur Iduladha. Cek jam keberangkatan lengkap dan informasi perjalanan.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Iduladha 27 Mei 2026 berawan di semua wilayah dengan suhu 22–31°C dan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal lengkap film TV libur Iduladha 2026 di TRANS TV, ANTV, RCTI, SCTV, dan Trans 7 dari horor hingga aksi Hollywood.
FIFA umumkan hadiah Piala Dunia 2026 tembus Rp11,66 triliun, juara mendapat Rp890 miliar dan semua tim dijamin miliaran rupiah.
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.