Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Cek pelayanan plat nomor di Samsat Sleman bisa dilakukan melalui ponsel
Harianjogja.com, SLEMAN- Ribuan Tanda Nomer Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor kendaraan masih banyak yang belum diambil dan menumpuk di Samsat Polres Sleman.
Guna mengurangi penumpukan plat nomor tersebut kini Samsat Polres Sleman melakukan sebuah inovasi pengecekan melalui berbagai media sosial.
Baur STNK Satlantas Polres Sleman Aiptu Titik Sulistyowati, mengatakan terobosan baru dari Samsat Polres Sleman ini sangat bermanfaat. Masyarakat bisa mengecek TNKB miliknya sudah siap diambil ataupun belum bisa darimanapun.
"Sekarang tidak perlu susah datang ke Samsat, bisa dicek melalui Whatsapp, twitter, facebook, dan BlackBerry Mesengger," ujar Titik, Jumat (2/9/2016).
Dikatakannya pengecekan TNKB tersebut sangat mudah, melalui salah satu media tersebut pemohon cukup dengan cara menuliskan nomer kendaraan yang akan diambil dan tanggal pembayaran pajak. Kemudian setelah sudah masuk petugas akan segera melakukan pengecekan dan menginfokan kepada pemohon.
Titik menambahkan, sementara untuk pelayanan pengecekan tersebut dilayani dari hari Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00WIB-14.00WIB. Namun demikian pertanyaan dari pemohon yang diajukan lebih dari jam pelayanan bisa saja dilakukan, namun kata dia, operator atau admin akan merespon dan melakukan pengecekan pada hari berikutnya.
Bersambung halaman 2
"Dengan cara ini ternyata sangat efektif untuk mengurangi penumpukan TNKB," ujarnya.
Sebelumnya pihak samsat juga telah melakukan berbagai cara untuk sosialisasi, dan hingga saat ini memang terbanyak adalah TNKB untuk pembayaran tahun 2015 sampai 2016.
"Untuk tahun 2014 sudah mulai berkurang penumpukannya," imbuhnya.
Keefektivitasan pengecekan tersebut bisa dilihat dengan jumlah pertanyanyaan yang masuk setiap harinya. Kata Titik setiap harinya untuk pertanyaan melalui WhatsApp bisa mencapai 25 orang, sedangkan twitter dan facebook justru bisa lebih dari jumlah tersebut.
Sementara itu Kapolres Sleman AKBP Yulianto mengatakan, memang hingga saat ini pengecekan TNKB masik dilakukan dengan cara semi manual, artinya pengecekan harus tetap melalui operator.
"Ke depan semoga secepatnya dengan aplikasi Polisikita juga bisa diintegrasikan dengan pengecekan plat nomer secara online. Sehingga operatornya langsung mesin alias server itu akan lebih mempermudah pelayanan," tegas Yulianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Polda Lampung memperkuat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Rupiah ditutup Rp17.632 per dolar AS pada Selasa (8/9/2026). Simak proyeksi rupiah hari ini serta sentimen pasar dan The Fed.
Bareskrim Polri membongkar dua praktik live streaming bermuatan pornografi melalui TikTok dan Tevi dengan enam tersangka.
Program bertajuk “Penguatan Pemahaman dan Pengamalan Nilai-Nilai Al-Qur’an bagi Ibu-Ibu Pengajian di Masjid Nurul Islam Klitren Lor, Gondokusuman, Yogyakarta