Advertisement
PERTANIAN BANTUL : Bawang Merah Diterjang Hujan, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah
Advertisement
Pertanian Bantul merugi karena hujan terus turun.
Harianjogja.com, BANTUL -- Lebih dari 50 hektar tanaman bawang merah yang ada di kawasan Dusun Nawungan I dan II, Desa Selopamioro mengalami kerusakan parah. Akibatnya, tanaman yang sudah memasuki usia 50 hari itu dipastikan akan gagal panen.
Advertisement
Padahal, lahan itu sebelumnya sempat diproyeksikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul sebagai proyek percontohan lahan bawang merah organik di kawasan perbukitan. Namun lantaran curah hujan yang tak teratur, petani pun terancam merugi hingga ratusan juta rupiah.
Seperti diakui oleh Warno, salah satu petani dari Dusun Nawungan I. Saat ditemui di lahannya, Sabtu (24/9/2016) siang, ia membenarkan, musim tanam tahun ini memang petani di wilayahnya dipastikan merugi.
Curah hujan yang tinggi membuat tanah menjadi terlalu gembur dan mengandung banyak air. Inilah yang kemudian membuat umbi bawang merah pun menjadi cepat membusuk. Dengan begitu, maka tak ada yang bisa dilakukannya selain pasrah lantaran harus memanen tanamannya sebelum waktu panen tiba.
“Sudah jelas, hasil produksinya juga bakal menurun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mudik Lebaran 2026: Ini Daftar Tarif Tol dan Diskon hingga 30 Persen
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Punya 420 Ribu UKM, Gekrafs Dorong Ekosistem Industri Kreatif
- Jelang Lebaran, Kasus Penyebaran DBD di Gunungkidul Melandai
- Pererat Silaturahmi, IDM Gelar Kampung Ramadan Bersama UMKM Prambanan
- Tanah Bergerak di Pajangan Bantul, 20 Rumah Rusak dan 1 Roboh
- Ini Cara Kampung Wisata Cokrodiningratan Sulap Sampah Jadi Souvenir
Advertisement
Advertisement




