KONTES TERNAK KULONPROGO : Sapi Potong Terberat Dihargai Rp30 Juta

Sebanyak 131 ekor sapi potong dan kambing perawakan etawa (PE) dari 77 pemilik ternak mengikuti Kontes Ternak se-Kabupaten Kulonprogo 2016 di Lapangan Pengasih, Kulonprogo, Rabu (12/10 - 2016). (Foto Istimewa)
13 Oktober 2016 14:55 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Kontes Ternak Kulonprogo diikuti ratusan ekos sapi dan kambing

Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebanyak 131 ekor sapi potong dan kambing perawakan etawa (PE) dari 77 pemilik ternak mengikuti Kontes Ternak se-Kabupaten Kulonprogo 2016 di Lapangan Pengasih, Kulonprogo, Rabu (12/10/2016).

Kegiatan itu diharapkan dapat memotivasi peternak untuk terus berupaya melestarikan budi daya ternak berkualitas unggul.

Panitia Kontes Ternak, Wagiran mengatakan, peserta kontes ternak terdiri dari 98 ekor kambing PE bibit dan perah serta 33 ekor sapi potong. Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kulonprogo bekerja sama dengan Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada (UGM) dan Perkumpulan Ternak Kambing Ras (PTKR) Kaligesing Kulonprogo.

Wagiran mengatakan, masyarakat Kulonpogo diajak ikut melestarikan budi daya ternak unggul. Dia berpendapat kualitas ternak yang lebih baik dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya peternak.

“Peternak sapi potong dan kambing PE saat ini sudah berkembang hampir di seluruh kecamatan di Kulonprogo meski masih didominasi wilayah Girimulyo dan Samigaluh,” ujar Wagiran.

Wagiran lalu menjelaskan, kontes ternak dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu pejantan dewasa, calon pejantan, induk dewasa, dan calon induk. Namun, ada tambahan kategori khusus pada sapi potong, yaitu unsur penggemukan putih dan penggemukan nonputih.

Sementara itu, beberapa poin penilaian yang dilakukan menyangkut umur, berat, panjang badan, lingkar dada, dan penampilan dari luar. “Dari hasil penilaian, sapi potong terberat diketahui mencapai 769 kilogram dan harganya bisa mencapai sekitar Rp30 juta,” ucap Wagiran.

Kepala DKPP Kulonprogo, Sudarna menambahkan, kelompok ternak yang punya kemauan berkembang dan maju akan mendapatkan dukungan dari Pemkab Kulonprogo.

Bentuk dukungan tersebut bisa berupa pemberian bantuan bibit ternak maupun fasilitas lain yang menunjang sarana dan prasana peternakan.