PILKADA KULONPROGO : Berkas Persyaratan Calon Diteliti Selama Sepekan

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kulonprogo menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan mengundang para kepala desa dan perwakilan perangkat desa di Gedung Kaca, Wates, Kulonprogo, Kamis (6/10/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI - Harian Jogja)
13 Oktober 2016 23:55 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Pilkada Kulonprogo masuk tahapan pemeriksaan berkas.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Semua berkas persyaratan calon dari bakal pasangan calon (paslon) Hasto Wardoyo dan Sutedjo maupun Zuhadmono Azhari dan BRAy Iriani Pramastuti dinyatakan lengkap. Meski begitu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo masih memerlukan waktu untuk melakukan penelitian terhadap berkas tersebut.

Kedua tim bakal paslon sama-sama melengkapi kekurangan dalam berkas persyaratan calon pada Selasa (11/10/2016). Tim Hasto-Sutedjo datang ke kantor KPU Kulonprogo pada pukul 17.00 WIB, sedangkan tim Zuhadmono-Iriani hadir sekitar pukul 19.30 WIB. Data dan berkas dari keduanya kemudian dinyatakan lengkap sebelum masa perbaikan ditutup pada pukul 24.00 WIB.

Ketua KPU Kulonprogo, Isnaini mengatakan, tahap selanjutnya adalah penelitian terhadap dokumen persyaratan calon yang telah diperbaiki.Waktu yang dibutuhkan mencapai sepekan, yaitu sejak Rabu (12/10/2016) hingga Selasa (18/10/2016) pekan depan. Dia mengatakan, pihaknya tetap harus kembali meneliti berkas persyaratan calon demi keabsahan dokumen.

“Nanti setelah itu kita menetapkan paslon pada 24 Oktober mendatang,” ujar Isnani, Rabu siang.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/10/12/pilkada-kulonprogo-mukidi-jadi-calon-bupati-tiba-tiba-diserang-dalam-perjalanan-ke-lokasi-kampanye-760167">PILKADA KULONPROGO : Mukidi Jadi Calon Bupati, Tiba-tiba Diserang dalam Perjalanan ke Lokasi Kampanye)

Isnaini memaparkan, pengundian nomor urut paslon kemudian dilaksanakan sehari paska penetapan. Sebelum masa kampanye dimulai, KPU Kulonprogo juga akan mengundang tim kampanye masing-masing paslon untuk sosialisasi laporan awal dana kampanye. Laporan tersebut mesti diserahkan kepada KPU Kulonprogo pada 27 Oktober nanti.

“Nanti ada koordinasi lagi dengan setiap tim terkait cara bikin laporan dan sebagainya,” ucap Isnaini.

Sebelumnya, perwakilan tim Hasto-Sutedjo, Istana mengungkapkan, kekurangan berkas persyaratan calon telah berusaha dilengkapi dalam dua hari, yaitu Senin (10/11/2016) dan Selasa kemarin. Pada hari pertama, KPU masih menemukan kekurangan berupa kelengkapan laporan SPT tahunan dari pihak Hasto. Namun, tim segera melengkapi pada hari berikutnya. Istono pun yakin semua berkas sudah 100 persen lengkap sehingga tidak akan mengganggu langkah Hasto-Sutedjo untuk ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan  wakil bupati Kulonprogo.

Hal serupa disampaikan perwakilan tim Zuhadmono-Iriani, Hendra. Dia menegaskan berkas persyaratan calon milik Zuhadmono maupun Iriani sudah lengkap. Berkas itu termasuk surat bebas tanggungan pajak dari pihak Zuhadmono yang sempat dinyatakan belum lengkap setelah tim datang ke KPU Kulonprogo pada Senin lalu.