PENEMUAN BARU : Koin Kuno Diperkirakan Berasal dari Abad ke-11

Kanit Reskrim Polsek Playen Aiptu Teguh Priyo menunjukan ribuaan koin kuno yang ditemukan oleh warga Dusun Gedad, Desa Banyusoco, Playen. Jumat (21/10/2016).(David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
23 Oktober 2016 21:20 WIB Abdul Hamied Razak Gunungkidul Share :

Penemuan baru belum dapat diproses tuntas pekan ini.

Harianjogja.com, SLEMAN- Penemuan ribuan koin kuno di wilayah Playen, Gunungkidul dinilai bukan hal baru. Hanya saja penemuan tersebut tak biasa terjadi di wilayah Gunungkidul.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/22/penemuan-baru-ribuan-koin-kuno-ditemukan-kemungkinan-masih-ada-benda-purbakala-lain-762556">PENEMUAN BARU : Ribuan Koin Kuno Ditemukan, Kemungkinan Masih Ada Benda Purbakala Lain)

Kepala Kelompok Kerja PerlindunganĀ  Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogja Muhammad Taufik mengatakan, temuan ribuan koin di Gunungkidul bukan pertama kali terjadi. Tidak hanya itu, penemuan serupa juga sering ditemukan di daerah lainnya di DIY. Meski begitu, lantaran ditemukan di wilayah Gunungkidul, orang menilai hal itu sebagai sesuatu yang tak biasa.

"Di Kulonprogo, Bantul, terutama wilayah Sleman (Penemuan) Itu bukan hal baru," ujarnya, Sabtu (22/10/2016).

Menurutnya, penemuan koin kuno dalam jumlah besar sering kali terjadi. Bahkan melebihi jumlah penemuan koin di Dusun Gedag, Banyusoco, Playen, Gunungkidul seberat 13,5kg. Untuk memastikan penemuan tersebut, pihaknya akan melakukan pengecekan lapangan pada Senin (24/10/2016) mendatang.

"Kami sudah mendapatkan informasi terkait penemuan koin itu, Senin depan kami akan memeriksa koin-koin itu," katanya.

Taufik sendiri memperkirakan, koin-koin kuno bertuliskan huruf China tanpa keterangan tahun tersebut berasal dari Zaman Mahapahit.

"Koin-koin yang sama umumnya berlubang di bagian tengah. Itu berasal antara abad ke 11 hingga 12 Masehi. Tapi untuk kebenarannya kami akan cek lebih dulu koin itu," ujar Taufik.