Tragis! Pemuda Sragen Tewas Tertemper KA Malioboro Express
Seorang pemuda Sragen tewas tertemper KA Malioboro Express. Simak kronologi kejadian dan fakta lengkap di sini.
Wartawan Harian Jogja Abdul Hamid Razak saat mengisi materi di SMK 1 Yapemda Sleman, Selasa (25/10/2016). (Yudho Priyambodo/JIBI/Harian Jogja)
Yamaha Goes To School bersama Harian Jogja mengunjungi SMK 1 Yapemda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Yamaha Goes To School bersama tim dari Harian Jogja kali ini mengunjungi SMK 1 Yapemda Sleman, Selasa (25/10/2016).
Pukul 10.00WIB acara pelatihan jurnalistik yang diadakan di gedung aula sekolah pun dimulai dan diikuti oleh puluhan siswa, mereka tampak sangat bersemangat dan antusias dalam menerima materi jurnalistik yang diberikan oleh wartawan Harian Jogja Abdul Hamid Razak.
Tim dari Harian Jogja pun membagikan koran kepada seluruh peserta untuk dijadikan acuan dalam kegiatan workshop penulisan. Selain itu Reporter Harian Jogja yang berperan sebagai pembicara membagi cerita dan ilmu tentang materi jurnalistik yang bisa diperoleh dari media sosial.
Kepada para siswa, Hamid memberikan materi bagaimana menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, ataupun blog bisa digunakan sebagai media untuk membagikan informasi yang menarik disekitar kita yang kemudian ditulis dengan tulisan lengkap selayaknya berita tayang di koran yang memberikan informasi yang mengandung unsur 5W+1H (What, Where, Who, Why, When, dan How).
"Kalau biasanya kalian hanya memposting kegiatan yang bersifat pribadi di media sosial, membagi info dengan tulisan tiga sampai 4 paragraf yang berbentuk berita akan menjadi sebuah kegiatan yang menarik," kata Hamid.
Selain itu, penulisan berita dengan materi yang ringan dan ada disekitar kita menjadikan insting kita untuk membuat berita akan terlatih. Mulai dari hal kecil atau hal yang unik yang orang lain belum tentu tau itu bisa menjadi sebuah tema dan subyek berita yang sangat menarik.
Antusiasme para siswa pun terlihat jelas ketika beberapa pertanyaan diajukan kepada pemateri. Kemeriahan dalam kegiatan pelatihan menulis tersebut pun juga sangat terlihat karena para siswa sangat bersemangat saat pemateri melontarkan beberapa pertanyaan yang bisa dijawab lantang oleh para siswa.
Sementara itu Kepala Sekolah SMK 1 Yapemda Sleman, Singgih Wiratma mengatakan kegiatan pelatihan jurnalistik seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa. Selain untuk menambah ilmu dalam penulisan dan jurnalistik kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi pemantik atau pionir untuk kegiatan jurnalistik di sekolah.
"Semoga siswa bisa menyerap ilmunya, kemudian bisa mengaplikasikannya dalam praktek yang nyata seperti pembuatan majalan dinding sekolah," kata Singgih.
Selain ilmu tentang pelatihan jurnalistik, materi tentang safety riding juga sangat bermanfaat bagi siswa. Pasalnya sebagian besar siswa di SMK 1 Yapemda sendiri menggunakan kendaraan motor untuk pergi ke sekolah. Dengan demikian keamanan berkendara di jalan raya harus selalu diterapkan oleh para siswa.
"Dengan materi safety riding semoga siswa selalu mementingkan keamanan selama berkendara dan tidak ugal-ugalan di jalan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang pemuda Sragen tewas tertemper KA Malioboro Express. Simak kronologi kejadian dan fakta lengkap di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo Senin 15 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp8.000 terbaru di sini.
Presiden Jerman Steinmeier bertemu Prabowo bahas investasi, energi hijau, hingga kerja sama strategis Indonesia-Jerman.
Jadwal Piala Dunia 2026 Senin 15 Juni: Jerman, Belanda, Spanyol tampil. Cek jam tayang dan prediksi laga seru hari ini.
Prediksi Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026 lengkap dengan skor dan susunan pemain. Siapakah yang menang?
Harga mawar di Rawa Belong melonjak hingga Rp170 ribu per ikat akibat kelangkaan stok dan tingginya permintaan musim wisuda.