OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Palaku penggelapan saat diamankan petugas di Mapolsek Ngaglik, Senin (31/10). Dari tangan pelaku diamankan pula nota-nota fatkur penerimaan uang dan sisa uang yang digelapkan sebanyak Rp72.000 (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja).
Penggelapan Sleman dilakukan soerang sales penjualan.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Dengan dalih membantu hajatan pernikahan kakaknya, Rendy, 28, seorang sales penjualan di toko perlengkapan pakaian bayi nekat menggelapkan puluhan juta uang milik perusahaan.
Pelaku yang ditugasi sebagai sales penyetor perlengkapan bayi di wilayah Jawa Tengah mengaku menggelapkan uang setoran selama lima bulan kepada perusahaan sebanyak Rp 30 juta.
"Menurut keterangan dari pelaku, uang hasil pembayaran dari toko-toko yang disetori tersebut digunakan untuk membantuk hajatan kakaknya," kata Kapolsek Ngaglik Kompol Riyanto, Senin (31/10/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
BPK menyoroti ketidakjelasan status kelembagaan SKK Migas yang dinilai berdampak pada tata kelola dan ketahanan energi nasional.
DPRD Kulonprogo meminta jaringan SPAM diperluas di kawasan Menoreh karena masih ada warga yang belum terjangkau air bersih.
Pengusaha logistik menyoroti fleksibilitas outsourcing dan PKWT dalam UU Ketenagakerjaan agar sesuai karakter industri yang dinamis.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.